Kevin Sanjaya Positif Covid-19, Minions Terpaksa Mundur di 3 Turnamen Sekaligus

  • Whatsapp
Pasangan pebulu tangkis ganda putra nomor 1 dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo harus mundur dari 3 turnamen setelah Kevin (kanan) dinyatakan positif Covid-19 (Indiespot.id/Instagram: kevin_sanjaya)

Indiespot.id-Medan. Pebulu tangkis ganda putra nomor 1 dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo dinyatakan positif Covid-19 setelah melalukan swab test PCR pada Kamis (31/12). Dengan positifnya Kevin, maka pasangan Marcus/Kevin terpaksa mundur dari 3 turnamen sekaligus.

“Berdasarkan tes terakhir yang dijalani Kevin pada 31 Desember 2020, hasil swab test PCR dia positif,” tutur dr. Octaviani, dokter di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.

Bacaan Lainnya

Tiga turnamen itu antara lain, dua turnamen berkategori BWF Super 1000, yaitu Yonex Thailand Terbuka yang berlangsung pada 12-17 Januari dan Toyota Thailand Terbuka pada 19-24 Januari. Selain itu, pasangan yang dijuluki Minions itu dipastikan tidak dapat melanjutkan pertarungan di Final BWF World Tour 2020 (27-31 Januari) bersama dengan 8 pemain atau pasangan terbaik lainnya.

Padahal, ajang itu merupakan turnamen pembuka 2021 setelah terakhir kali tim bulutangkis Indonesia tampil di All England, 15 Maret lalu.

“Kalau pun tes usap terakhir Kevin negatif, menurut saya dia tetap tidak laik untuk bertanding di tiga kejuaraan yang sangat berat ini. Persiapannya juga tidak cukup. Makanya, keputusannya jelas. Kevin tidak kita bawa ke Bangkok dan harus menjalani isolasi mandiri biar memulihkan kesehatannya dulu,” papar Herry Iman Pierngadi, kepala pelatih ganda putra Pelatnas Cipayung.

Kevin Sanjaya sebelumnya telah menjalani tiga kali swab test pada 20 Desember, 28 Desember, dan terakhir di 31 Desember dan semua hasilnya menyatakan ia positif terjangkit virus corona.

Saat ini, Kevin tengah menjalani isolasi mandiri di rumahnya dan dikabarkan akan kembali menjalani swab test pada Rabu (6/1) mendatang. Sebelum dinyatakan positif, pemain berusia 25 tahun ini mengalami gejala seperti tak bisa mencium bau makanan dan flu.

“Terima kasih atas doa dan dukungannya, semoga saya bisa cepat pulih dan bisa berlatih kembali seperti semula. Ini sekaligus pelajaran bagi saya untuk selalu waspada ke depannya,” sebut Kevin. (EA)