Surati Menpora, BWF Akhirnya Minta Maaf Secara Resmi Terkait Insiden All England 2021

  • Whatsapp
Surati Menpora, BWF Akhirnya Minta Maaf Secara Resmi Terkait Insiden All England 2021
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dengan trofi juara All England 2020. (Indiespot.id/PBSI)

Indiespot.id-Jakarta. Atas ketidakadilan yang dirasakan Tim Bulu Tangkis Indonesia pada ajang All England 2021, akhirnya Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menyatakan permintaan maafnya secara resmi pada Minggu (21/3).

Dalam surat yang ditandatangani Presiden BWF Poul-Erik Hoyer itu, BWF mengakui kesalahannya dan berjanji akan menjadikan peristiwa sebagai pembelajaran agar tak terulang kedepannya. Hal itu ia sampaikan lewat surat yang dikirimkan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali.

Bacaan Lainnya
Surati Menpora, BWF Akhirnya Minta Maaf Secara Resmi Terkait Insiden All England 2021
Pasangan Ganda Putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dalam ajang All England 2019 (Indiespot.id/PBSI)

“Bersama ini dengan sepenuh hati ingin menyampaikan rasa penyesalan dan kekecewaan saya atas terjadinya situasi yang tidak menyenangkan yang terjadi pada pekan lalu saat berlangsungnya turnamen All England 2021. Saya dengan penuh kesungguhan menyampaikan permohonan maaf atas perasaan sakit hati dan frustrasi yang dialami oleh seluruh pemain dari tim Indonesia,” bunyi surat tersebut.

Lewat surat tersebut, BWF dan jajarannya pun meminta maaf kepada Presiden Jokowi, Menpora, Ketua PBSI, hingga seluruh komunitas dan penggemar bulu tangkis di Indonesia.

“Atas nama seluruh jajaran BWF, saya berkeinginan menyampaikan rasa permohonan maaf ini kepada Yang Mulia Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Menpora, Menteri Luar Negeri, Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris, Para Pejabat Pemerintah, Ketua Umum PBSI dan Jajaran Pejabatnya, Rakyat Indonesia, dan terutama seluruh komunitas dan penggemar bulu tangkis di Indonesia” Presiden BWF Poul-Erik Hoyer.

Hoyer menyatakan pihaknya berjanji akan berupaya sekuat tenaga untuk membuat perbaikan dan belajar dari insiden yang menimpa Tim Merah Putih di All England 2021.

“BWF menyadari sepenuhnya bahwa Indonesia merupakan salah satu raksasa bulu tangkis dunia, dengan segudang pemain berbakat dan bintang-bintang juara bulu tangkis dunia yang selalu muncul. BWF juga menyadari bahwa para pemain bulu tangkis Indonesia telah menjadi icon nasional dan telah menjadi tumpuan harapan bangsa di tingkat internasional,” imbuhnya.

Di akhir surat, BWF berharap agar hubungan yang sudah terbina sangat lama antara Indonesia dengan BWF akan tetap harmonis dan menjadi semakin kuat di masa yang mendatang.

https://www.instagram.com/p/CMs4R-SjJH-/?utm_source=ig_web_copy_link

Sebelumnya, Tim Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021 sebab saat penerbangan menuju Inggris dari Istanbul ke Birmingham terdapat penumpang anonim yang dinyatakan positif Corona. Padahal sesampainya di Inggris, Tim Merah Putih kembali melakukan swab dan dinyatakan negatif dari virus corona.

Bahkan, beberapa pebulu tangkis Tanah Air sudah berlaga di Round 32 dan siap melanjutkan pertarungan di Round 16. Mereka adalah Jonathan Christie, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Atas hal tersebut, seluruh pemain dan ofisial Indonesia pun harus menjalani isolasi mandiri selama 10 hari. Hari ini, Senin (22/3) seluruh Tim Indonesia telah pulang ke Tanah Air melalui Bandara Soekarno Hatta, sekitar pukul 20.00 WIB. (EA)

Pos terkait