IDI Catat 123 Dokter Gugur Akibat Terinfeksi Covid-19

  • Whatsapp
(Indiespot.id/Pixabay)

Indiespot.id-Jakarta. Di akhir Agustus lalu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebutkan terdapat 100 dokter yang meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19. Kini, per Kamis (24/9), IDI mencatat 123 dokter telah gugur.

Artinya, dalam rentang waktu satu bulan, jumlah dokter yang meninggal akibat Covid-19 di Indonesia bertambah 23 orang. Hal ini pun dibenarkan Ketua Satuan Tugas Kesiapsiagaan Covid-19 IDI, Profesor Zubairi Djoerban.

Bacaan Lainnya

“Benar 123 (dokter meninggal dunia akibat Covid-19),” kata Zubairi dikutip dari CNNIndonesia, Sabtu (26/9).

Berdasarkan data IDI, 65 orang atau 54.7% dari total dokter yang meninggal merupakan dokter umum, yang termasuk didalamnya empat guru besar. Sedangkan 56 orang atau 45,3% merupakan dokter spesialis dengan empat gurus besar didalamnya. Sedangkan 2 orang atau 5% lainnya berstatus dokter residen.

Prof. DR. dr. Iwan Dwi Prahasto yang juga menjadi Guru Besar FK UGM merupakan dokter pertama di Indonesia yang meninggal karena terpapar virus corona. Ia meninggal dunia pada Selasa (24/3/2020) di RSUP Sardjito Yogyakarta.

Kabar duka terakhir, dr. Jhon Andi Zainal yang merupakan salah satu dokter terbaik asal Riau menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (24/9/2020) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Riau, di kota Pekanbaru akibat terinfeksi virus corona.

Platform Informasi dan Data Covid-19 Indonesia, Pandemic Talks, sempat menganalisis kematian dokter menggunakan data IDI per 21 Agustus. Pandemic Talks melihat sekitar 59,3 persen dokter meninggal berada pada usia lanjut, dan 40,7 persen berada di usia kurang dari 50 tahun. (EA)