Heboh Pengantin ini Sajikan Menu Makanan Sesuai Isi Amplop Tamu Undangannya

  • Whatsapp
Ilustrasi. (indiespot.id/freepik)

Indiespot.id-Medan, Memberikan hadiah kepada pengantin, merupakan bentuk berbagi kebahagiaan dihari pernikahannya. Tak hanya memberi kado, amplop berisi uang tunai juga terkadang jadi pilihan tamu undangan.

Pada acara resepsi, umumnya pengantin akan menyajikan makanan secara prasmanan, sehingga tamu leluasa memilih makanan yang mereka sukai.

Bacaan Lainnya

Namun, bagaimana jika pengantin menyajikan makanan, tapi harus disesuaikan oleh isi amplop tamu undangannya?

Kejadian tersebut heboh, setelah sepasang calon pengantin yang ada di New Jersey, membagikan undangan pernikahan yang berisi menu makanan yang berbeda-beda dan disesuaikan dengan isi amplop tamu.

Seorang pengguna situs Reddit, mengunggah sebuah foto undangan pernikahan dengan judul ‘Pernikahan yang memalukan’. Di undangan pernikahan tersebut juga tertera level hadiah yang harus dipilih oleh tamu untuk pengantin.

Level hadiah itulah yang menentukan menu makanan yang akan mereka nikmati saat di pesta pernikahan nanti. Dilansir dari Daily Mail (19/9), ada empat level hadiah, yaitu level terendah dengan jumlah amplop Rp 3,7 juta akan mendapat makanan berupa ayam panggang atau ikan todak.

Isi undangan pernikahan. (indiespot.id/Reddit)

Kemudian ada level silver dengan jumlah amplop mulai dari Rp 3,73 juta hingga Rp 7,4 juta yang nantinya akan dapat makanan berupa steak dan salmon rebus. Ada pula level gold dengan jumlah amplop berkisar antara Rp 7,43 juta hingga Rp 14,8 juta dengan pilihan makanan berupa fillet mignon dan lobster.

Terakhir ada level platinum tertinggi yang akan mendapat suguhan lobster jumbo sekaligus souvenir berupa sebotol sampanye jika tamu memberikan amplop sejumlah Rp 14,85 juta hingga 37 juta. Mengejutkannya lagi juga tertulis bahwa menu vegetarian hanya tersedia di level platinum saja.

Melihat hal tersebut, beragam komentar negatif muncul dari warganet. Seorang warganet berkomentar jika itu merupakan sebuah hal yang norak dan menjijikan.

“Mereka memperlakukan tamu seperti donor kampanye politik dan menjadikan pernikahannya sebagai bentuk pemerasan,” tulis warganet.

Respon negatif tersebut, langsung membuat calon pasangan pengantin untuk membatalkan rencana itu. Hingga akhirnya kedua mempelai menyebut bahwa itu hanya lelucon saja. (E4)