INDIESPOT.ID, Medan – Semua pasangan tentu menginginkan hubungan asmara yang sehat dan berkualitas. Karena dengan begitu akan timbul rasa bahagia dan nyaman saat bersamanya dan indah ketika menjalani hubungan tersebut.
Nah, untuk bisa menciptakan hubungan yang seperti itu, kamu dan pasangan harus bisa saling melengkapi lho satu sama lain. Sehingga dnegan begitu akan menimbulkan keharmonisan di dalam suatu hubungan. Itu berarti kamu harus mengerti akan kekurangan dan kelebihan pasangan masing-masing. Karena dari saling mengerti itulah terciptanya hubungan yang bisa saling membahagiakan satu sama lain.
Oleh karena itu, jika kamu mencintai pasanganmu dan ingin mempertahankan hubunganmu dengannya agar langgeng, jadilah pasangan yang bisa melengkapinya. Baik melengkapi kekurangannya maupun memiliki toleransi yang besar dalam menyikapi setiap masalah di dalam hubungan kamu dengannya. So, pingin tahu bagaimana caranya menjadi pasangan yang bisa melengkapi? Yuk keep reading!
1. Menghargai perbedaan dan kekurangan satu sama lain
Pasangan yang melengkapi itu dapat menerima, menghargai, dan tidak mempermasalahkan perbedaan dan kekurangan yang ada di antara kamu dengannya. Karena bagaimana pun setiap orang pasti berbeda, baik itu dalam hal selera makan, selera berpakaian maupun cara berpikir.
Apa pun perbedaan dan kekurangannya selama kamu bisa memahami perbedaan tersebut dan tidak mempermasalahkannya, maka itu menandakan bahwa kamu bisa melengkapi perbedaan dan kekurangan yang ada di antara kamu dengannya. Pasangan yang melengkapi menganggap perbedaan dan kekurangan sebagai keunikan yang dimiliki oleh setiap orang. Dan kamu bisa menerima dan mencintai keunikannya tersebut. Karena kamu paham bahwa perbedaan dan kekurangan pasangan bukanlah alasan untuk tidak bisa menjalani hubungan dengan langgeng dan harmonis.
2. Memahami kondisi pasangan
Pasangan yang melengkapi tidak akan mengedepankan egonya dibandingkan perasaan pasangannya. Tanpa harus diminta dia akan memahami kondisi pasangannya. Misalnya, kamu dan pasangan sudah memiliki janji untuk kencan. Namun, tiba-tiba pasanganmu membatalkannya karena ada pekerjaan mendadak dan urgent yang harus diselesaikan segera. Nah, pasangan yang melengkapi akan memahami kondisi pasangannya yang sedang sibuk. Memang sih rasa kecewa pasti dirasakan, tapi kamu bisa menahan emosi dan egomu sehingga memaafkannya. Karena kamu paham bahwa pasangan yang melengkapi tidak akan memperkeruh kondisi, apalagi jika kondisi tersebut terjadi bukan atas kemauan kamu ataupun pasanganmu, namun karena keadaan.
3. Nggak menuntut
Kamu nggak perlu menuntut pasanganmu akan sesuatu. Percayalah, secara perhatian, waktu hingga finansial, pasanganmu tahu apa yang harus dia lakukan sebagai pasangan. Justru jika kamu selalu menuntut, kemudian pasanganmu melakukannya sesuai maumu dan tanpa inisiatif darinya, maka kamu harus memastikan lagi, dia melakukannya karena mencintaimu atau karena kamu yang memaksanya.
Sebagai pasangan yang dapat melengkapi, kamu juga tidak perlu menuntut kesempurnaan darinya. Semua orang memiliki kekurangan, jika pasanganmu misalnya sibuk sehingga kurang perhatian, tapi kebutuhanmu tetap dipenuhi, maka kamu tinggal melengkapi kekurangannya, yaitu dengan kamu yang memberikan perhatian kepadanya. Nggak harus menunggu dia yang selalu memberikan perhatiannya terlebih dulu. Selama dia berusaha untuk menjaga hubungan kamu dengannya, maka tinggal kamu sebagai pasangannya yang melengkapi kekurangannya tersebut.
4. Menempatkan diri dengan baik
Pasangan yang melengkapi juga tentu dapat menempatkan dirinya dengan baik disegala situasi dan kondisi pasangannya. Misalnya, jika kamu memiliki pasangan yang mudah mengeluh akan sesuatu, maka kamu harus bisa menempatkan diri dengan baik saat di posisi ketika dia sedang mengeluh. Yaitu mendengarkannya. Selain itu, kamu juga bisa mengingatnya untuk selalu bersyukur atas apa yang dia miliki.
Karena pasangan yang melengkapi bisa menempatkan dirinya dengan bersikap positif dalam memandang sesuatu saat pasangannya sedang tidak dapat berpikir dengan jernih. Kamu bisa menutupi kekurangannya tersebut.
5. Bisa membaca situasi dan bertindak
Senagai seorang pasangan kamu perlu juga berlajar untuk tahu bagaimana harus bertindak setelah menilai situasi yang sedang dihadapi pasanganmu. Misalnya, pasanganmu saat ini sedang dalam situasi menikmati hasil dari kerja kerasnya. Kemudian dia ingin membahagiakanmu dengan selalu membelikan barang kesukaanmu, mengajakmu menonton, makan di restoran favoritmu, hingga selalu mengajakmu traveling. Nah, di sinilah peranmu untuk bisa mengingatkannya untuk jangan lupa menabung. Memang nggak ada salahnya sih sesekali menikmatinya, tapi jangan keseringan karena akan membuatnya boros.
Di sini, kamu bisa memberikannya pengertian bahwa kamu masih memiliki barang yang bagus sehingga dia tidak perlu untuk selalu memberikanmu barang yang baru. Ingatkan dirinya bahwa lebih baik jika dia memiliki tabungan untuk masa depannya atau tabungan tersebut dapat digunakan di kondisi tidak terduga dan dalam keadaan darurat. Lengkapi pasanganmu dengan mempedulikan hidupnya, tidak hanya hidupnya saat ini namun juga hidupnya di masa depan. Jadilah pengingat yang baik untuknya.
Nah, itu dia beberapa hal yang perlu kamu ketahui dan terapkan agar bisa saling melengkapi. Memang menjaga hubungan asmara nggak mudah karena harus menyatukan dua individu yang berbeda. Tapi bukan berarti nggak bisa. So, semangat! (Ika)






