INDIESPOT.ID, Kabupaten Tapanuli Utara – Si jago merah melahap 3 unit rumah di Desa Silantom Tonga, Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Kamis, 12 Mei, sore.
Kasi Humas Polres Taput Aiptu W Baringbing mengatakan, peristiwa itu terjadi saat pemilik rumah sedang bekerja di ladang.
Ia menjelaskan, ketiga rumah yang terbakar tersebut milik Komandan Harianja (61), Tommy Ritonga (38) dan Edy Ritonga (66).
“Saat terjadi kebakaran, bahwa ketiga rumah tersebut sedang kosong karena pemiliknya sedang bekerja di ladang,” kata Aiptu Baringbing, Jumat, 13 Mei.
Ia menambahkan, dari keterangan seorang saksi bernama Perayaan Pakpahan (72), peristiwa itu pertama diketahui saat ia yang sedang berada di rumahnya mencium bau asap.
“Saat itu saksi yang sedang berada dirumahnya mencium ada bau asap dari rumah tetangganya yaitu dari rumah Tommy Ritonga,” jelasnya.
Curiga dengan bau asap tersebut, lalu saksi keluar rumah dan memberitahukan kepada tetangganya bernama Pangeran Ritonga ( 44) yang berada di sebuah warung dekat kejadian.
“Mendengar laporan tersebut mereka berdua berangkat untuk melihat, ternyata api sudah menyala dibagian atap belakang rumah Tommy Ritonga,” ujarnya.
Melihat hal tersebut, kedua saksi lalu memanggil warga lain dan berusaha memadamkan api. Tapi, sebelum warga lain berdatangan, api dengan cepat membesar dan merambat kerumah seberangnya.
“Karena warga lain saat itu sedang bekerja diladang masing-masing, warga yang tinggal di kampung pun tidak sanggup memadamkan api sehingga apipun dengan leluasanya melalap ketiga rumah tersebut,” urainya.
“Warga yang tinggal dikampung saat itu tidak bisa mengeluarkan barang-barang pemilik rumah, arena dikunci oleh pemiliknya saat ditinggal pergi sehingga ikut ludes terbakar,” sambungnya.
Beberapa saat kemudian, mobil pemadam kebakaran datang. Namun ketiga rumah sudah sempat ludes.
Untuk menjaga agar api tidak merambat kerumah yang lain, mobil Damkar pun mematikan api di lokasi kejadian.
Pemilik rumah saat tiba dilokasi hanya pasrah tidak bisa berbuat apa-apa. Karena mereka tiba dilokasi setelah 40 menit kemudian.
“Dalam peristiwa tetsebut tidak ada korban jiwa namun kerugian materill diperkirakan Rp 700 Juta,” ucapnya.
Saat ini tim Inafis Polres sudah melakukan olah TKP untuk melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut. (Satria)






