Ekspor Kopi Sumut 2020 Ikut Turun Dampak dari Pandemi Covid-19

  • Whatsapp
Ilustrasi tanaman kopi (Indiespot.id/Pixabay)

Indiespot.id-Medan. Volume dan nilai ekspor kopi Sumatera Utara pada 2020 menurun 8.091 angka dibandingkan 2019 atau 53.585 ton dengan nilai devisa 259,114 juta dolar.

“Pada 2019 volume ekspor kopi Sumut mencapai 61.676 ton senilai 337,293 juta dolar AS,” ujar Ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Sumut, Saidul Alam di Medan, Rabu.

Bacaan Lainnya

Penurunan nilai ekspor ini tak lain merupakan dampak dari Pandemi Covid-19 yang melanda Sumut maupun dunia hampir 1 tahun terakhir ini. Diketahui, eksportir terbesar kopi Sumut adalah Amerika Serikat, Jepang, dan Republik Rakyat Tiongkok.

Meski di tengah pandemi, Saidul menuruturkan, ekspor kopi Sumut terbanyak tetap jenis arabika. Berdasarkan Surat Keterangan Asal (SKA), ekspor kopi arabika melalui Pelabuhan Belawan pada 2020  mencapai 49.031 ton senilai 237,054 juta dolar AS.

“Jenis arabica selalu mendominasi ekspor kopi Sumut sejalan dengan semakin sedikitnya produksi robusta,” katanya.

Ditanya mengenai gambaran ekspor kopi Sumut di 2021, Saidul tidak bisa memprediksi dengan alasan masih ada pandemi Covid-19 yang mengganggu perdagangan.

“Harapannya volume dan nilai ekspor kopi membaik kembali di 2021, walau sedikit ragu karena pandemi Covid-19 masih ada,” ujarnya. (EA)