Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 15 Kg di Labuhanbatu

  • Whatsapp

Indiespot.id-Medan, Tim gabungan Satresnarkoba Polres Labuhanbatu dan Polda menembak mati dua pria yang menjadi kurir sabu yakni Eka dan Abdul Fatah. Keduanya ditembak lantaran menyerang petugas saat pengembangan kasus.

Dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil menyita tas berisi 15 kg narkoba jenis sabu yang dibungkus plastik merk Qing Shan sebagai barang bukti. 

Bacaan Lainnya

“Target kami kurir dan bandar narkoba. Kami lakukan tindakan tegas, tepat dan terukur jika pelaku membahayakan nyawa petugas di lapangan,” ujar Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin dan Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan di RS Bhayangkara Medan, Sabtu (14/11).

Kapolda menjelaskan, pengungkapan kasus jaringan narkoba berawal dari penyelidikan yang dilakukan Polres Labuhanbatu di bawah pimpinan Kasat Reskrim AKP Martulesi Sitepu. Petugas ketika itu menghentikan minibus BM 1843 DM di Jalinsum Km 330/331, tepatnya di Desa Sisumut, Kecamatan Kota Pinang, Labuhanbatu, Kamis (12/11).

“Pengakuan tersangka Eka (pelaku utama) barang ini akan dikirim 2 Kg ke Labuhanbatu Selatan dan 13 Kg untuk wilayah Dumai. Trsangka sudah satu kali berhasil mengantarkan barang yang sama di Labusel,” ujarnya.

Pengakuan tersangka Eka, narkoba ini milik seorang pria berinsial M, warga Kota Binjai. Untuk mengungkap jaringan ini, Satnarkoba Polres Labuhanbatu berkoordinasi dengan tim Ditnarkoba Polda Sumut memburu tersangka M di Binjai.

Tim gabungan kemudian menggelandang tersangka Eka dan Abdul Fatah untuk memburu tersangka M pada Jumat (13/11/2020) dini hari. Saat kedua tersangka diturunkan dari mobil, mereka melawan dengan menyerang petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan tembakan mengenai dada.

Sementara kedua petugas Briptu Heri Chandra dan Briptu Yusuf yang mengalami luka-luka di bagian tangan dan wajah kini masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan. (E4)