INDIESPOT.ID, Rusia – Butuh waktu sekitar dua tahun untuk menghasilkan proses kerjasama dengan pemerintah Rusia Indonesia, apa kata masyarakat sumut.
Perlu diketahui Kamis (11/05/2023) dalam rangkaian acara 11st. Saint. Petersbug International Legal Forum 2023 di rusia telah disepakati Penandatanganan MoU antara Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Menteri Kehakiman Rusia, Konstantin Anatolievich Chuychenko untuk meningkatkan kerja sama Indonesia dan Rusia di bidang hukum.
Kegiatan kerja sama ini berupa pertukaran pengalaman dan kunjungan antara para ahli dan pejabat, seminar gabungan, peningkatan kapasitas sumberdaya manusia seperti pendidikan dan pelatihan, kuliah, studi kasus, dan pemberian bantuan hukum guna menjamin akses keadilan bagi semua.
Terkait hal tersebut tanggapan masyarakat menilai keberhasilan ini suatu kebanggaan bagi warga sumut dan Kampus USU, pasalnya Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, S.H.,M.Sc.,Ph.D. yang juga Menteri Hukum dan HAM kelahiran di Sorkam-Tapanuli Tengah Sumatera Utara.
“Kita warga sumut sangat bangga dengan prestasi bapak Yasona apalagi beliau anak Hukum USU dan juga kuliah nongelar di Roanoke College, di Salem Virginia Amerika Serikat, gelar doktornya di North Carolina State University di Amerika Serikat dan terjun ke dunia politik sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (1999- 2004), jelas Fia Namora warga sumut. Jumat 12 Mei 2023
“Kariernya melejit didunia politik saat perolehan suara dapil Sumut II dan menghantarkan bapak Yasonna menjadi DPR RI dari Partai PDI Perjuangan, dari sinilah karir bapak mencuri perhatian Presiden Presiden Joko Widodo dan mengangkatnya sebagai Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia hingga saat ini, tutup fia. (Dim)






