Kembali Meningkat, Angka Kesembuhan Covid-19 Sumut Capai 81,21 Persen

  • Whatsapp

Indiespot.id-Medan. Satgas Penanganan Covid-19 Sumatra Utara kembali membagikan data mingguan perkembangan Covid-19 di Sumut. Di mana per Minggu (25/10), angka kesembuhan mencapai 81,21 persen.

“Meningkat 0,79 poin dibandingkan minggu sebelumnya, 80,42 persen,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sumut, dr. Whiko Irwan.

Bacaan Lainnya

Angka kesembuhan di Sumut juga melampaui angka kesembuhan Covid-19 tingkat nasional, yakni 80,51 persen. Hingga saat ini, total keseluruhan pasien yang dinyatakan sembuh di Sumut sebanyak 10.286 orang

Meski begitu, penambahan kasus terkonfirmasi di tiap harinya masih dalam jumlah yang besar. Hari ini, Senin (26/10) tercatat penambahan 93 kasus baru atau dalam 618 orang dalam sepekan, sehingga totalnya menjadi 12.655 orang.

“Tercatat per Minggu (25/10), penderita Covid aktif sebesar 1.845 orang. Dari angka itu, sebagian besar menjalani isolasi mandiri dan sebagian kecil lainnya menjalani perawatan di rumah sakit,” terang Whiko.

Sementara itu, angka kematian menurun dari angka 4,18 persen ke 4,11 persen. Total keseluruhan pasien meninggal dunia mencapai angka 523 orang, di mana meningkat 17 orang dari minggu sebelumnya.

Untuk mengantisipasi melonjaknya angka pada libur panjang dalam rangka Maulid Nabi, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengeluarkan imbauan kepada masyarakat selama libur dan cuti bersama menghindari perjalanan keluar daerah, lebih baik berkumpul dengan keluarga dan melakukan aktivitas di lingkungan masing-masing.

“Jika pelaksanaan liburan dan cuti bersama harus dilakukan dengan perjalanan ke luar daerah agar melakukan tes PCR atau rapid tes atau mematuhi aturan moda transportasi yang berlaku untuk memastikan pelaku perjalanan bebas Covid-19,” imbaunya.

Setelah kembali dari luar daerah, pelaku perjalanan juga diharapkan untuk melakukan tes PCR atau rapid tes kembali agar memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sumut. Setiap masyarakat pun diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan, yakni gerakan 3M.

“Menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan air dan sabun,” imbuhnya. (EA)