Update COVID-19 di Sumut, 19 Agustus: 5.898 Positif, 2.833 Sembuh, 260 Meninggal

  • Whatsapp
(Indiespot.id/Freepik)

Indiespot.id-Medan. GTPP Covid-19 Sumatera Utara kembali memperbarui data perkembangan penyebaran kasus virus corona di Sumut. Per Rabu (19/08) diketahui masih terjadi peningkatan signifikan di mana 78 orang dinyatakan positif hari ini.

Penambahan kasus hari ini didapat dari hasil uji sampel terhadap 982 orang di Sumut. Di mana total keseluruhan pasien terkonfirmasi positif corona di Sumut meningkat menjadi 5.898 kasus.

Bacaan Lainnya

Adapun penyebaran 78 kasus hari ini didominasi oleh Kota Medan dengan 29 kasus, diikuti Deliserdang 4 kasus, Tapanuli Utara dan Serdang Bedagai masing-masing 2 kasus, dan 1 kasus dari Simalungun dan Asahan. 3 orang lainnya berasal dari luar Sumut, sedangkan 36 orang masih belum diketahui domisilinya.

 

Kabar baiknya, kurva pasien sembuh kembali meningkat lebih tajam dibandingkan pasien terkonfirmasi. Sebanyak 94 orang dinyatakan sembuh hari ini, totalnya 2.833 orang.

Adapun sebarannya, 62 orang dari Medan, disusul Deliserdang 10 orang, Asahan dan Tapanuli Tengah masing-masing 6 orang, Binjai 3 orang, serta masing-masing 1 orang Langkat, Labuhan Batu, Tapanuli Utara, Dairi, Toba, Labuhan Batu Selatan. 1 orang lainnya berasal dari luar Sumut.

Pasien meninggal pun masih mengalami peningkatan, di mana meningkat 3 orang yang berasal dari Medan, Karo, dan Serdang Bedagai. Total pasien meninggal kini berjumlah 260 orang.

Penurunan dialami oleh kasus suspek, yakni berkurang 7 orang menjadi 566 orang.  Hingga kini total spesimen yang telah diuji di laboratorium adalah sebanyak 31.238 spesimen.

Meskipun angka pasien sembuh lebih tinggi dibandingkan pasien terkonfirmasi, namun data di atas menunjukkan penyebaran virus corona masih terus berlangsung di Sumut. Oleh sebab itu, penting bagi kita mengambil peran dengan tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, gunakan masker, dan hindari kerumunan. (EA)

Pos terkait