7 Penyakit yang Dapat Menyerangmu Jika Terbiasa Menatap Gawai Terlalu Lama

  • Whatsapp
(Indiespot.id/Pexels)

Indiespot.id-Medan. Manusia dan gawai sudah menjadi dua hal yang sulit dipisahkan. Terlebih saat pandemi corona sekarang ini, banyak hal yang semula dilakukan secara langsung kini harus bermediumkan gawai, mulai dari pekerjaan, pendidikan, hingga urusan kebutuhan rumah tangga.

Berdasarkan data yang dilansir dari Katadata.id, sejak masa pandemi pengguna media sosial di dunia secara umum meningkat hingga 40 persen. Peningkatan penggunaan tersebut juga meningkatkan keluhan kesehatan di masyarakat.

Bacaan Lainnya

Keluhan tersebut dikarenakan terjadi peningkatan menatap layar atau screen time baik pada gawai, tablet, komputer, ataupun televisi. Berikut Indiespot rangkum dari berbagai sumber penyakit yang dapat menyerang jika kamu terlalu lama menatap layar gawai.

1. Computer Vision Syndrom

Computer Vision Syndrom atau CVS merupakan sekumpulan gejala pada mata dan leher yang disebabkan oleh penggunaan komputer/layar monitor yang berlebihan. Dikutip dari P2PTM Kemenkes RI, penderita CVS akan mengalami gejala seperti penglihatan kabur atau ganda, mata terasa lelah, memerah dan kering, iritasi, dan nyeri kepala.

2. Carpal Tunnel Syndrom

Bermain telepon genggam berjam-jam juga akan menyebabkan Carpal Tunnel Syndrom. Hal ini terjadi karena syaraf dan otot di telapak tangan dan jari menegang.

Hal ini dapat membuat jempolmu kaku karena selalu berada dalam posisi tertekuk. Maka, tak heran jika kamu mencoba kembali meluruskannya terkadang akan terdengar bunyi cukup keras yang menimbulkan rasa nyeri. Selain itu, kamu juga akan merasa tanganmu kebas atau mati rasa, kesemutan dan nyeri.

3. Leher Kaku

Tak hanya sendi jempol, terlalu lama menatap layar gawai dapat mengakibatkan leher menjadi kaku atau pegal. Dilansir dari CBI Health Group, terlalu lama menundukkan kepala memberikan banyak tekanan ekstra pada tulang belakang leher.

Bisa jadi sakit yang kamu rasakan merupakan kelanjutan dari efek CVS. Gejala ini bahkan bisa kamu rasakan saat sudah tidak lagi berhadapan dengan layar elektronik.

4. Sakit Punggung

Penyakit lainnya yang ditimbulkan akibat menatap layar elektorik di waktu yang lama adalah sakit punggung. Hal ini terjadi karena secara tidak sadar posisi duduk kita yang tidak ergonomis dan mengakibatnya nyeri otot. Kondisi ini juga bisa memicu osteoartritis dini pada tulang belakang leher dan punggung menjadi kaku.

5. Mengganggu Kesehatan Mental

Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap sejumlah remaja di Amerika menyebutkan bahwa mereka yang menghabiskan waktu lebih dari 7 jam menatap layar gadget dalam sehari berisiko dua kali lipat lebih tinggi untuk mengalami kecemasan atau depresi.

Beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa orang yang terlalu sering melihat unggahan kehidupan orang lain, umumnya merasa lebih tidak bahagia, depresi, dan merasa sendiri dibandingkan teman-temannya.

6. Penuaan Dini dan Masalah Kulit

Mungkin masih banyak yang belum mengetahui tapi menatap layar gawai dapat mengakibat penuaan dini. Ini disebabkan layar elektronik menghasilkan blue light, yang sebenarnya juga dihasilkan oleh sinar mataharijika blue light ini memapar mata dan kulit di malam hari maka akan berpengaruh pada mood, kadar melatonin, dan kesehatan kulit.

7. Risiko Kanker Otak

Gelombang radiofrekuensi yang dipancarkan oleh telepon genggam dianggap berpotensi untuk memicu kanker. Hal ini karena gelombang tersebut dapat diserap oleh jaringan di tubuh yang letaknya berdekatan dengan handphone saat digunakan.

Dilansir dari Sehatq.com, lembaga penelitian kanker internasional pernah memasukkan gelombang radiofrekuensi sebagai salah satu hal yang berpotensi karsinogenik. Artinya, gelombang tersebut berpotensi meningkatkan risiko kanker.

Nah, itu dia beberapa penyakit yang berisiko menyerangmu jika terlalu sering menatap layar perangkat elektronik. Kalau kamu merasa telah terkena gejala dari penyakit-penyakit yang dijelaskan di atas, sebaiknya kamu mengurangi screen time penggunaan gawai. (EA)

Pos terkait