Pemerintah Provinsi Sumatera Utara selaku penyelenggara, meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, setelah dianggap mengabaikan protokol corona saat ribuan masyarakat berdesakan mengantre pasar murah yang digelar di Gedung Serbaguna, Pancing. Minggu (17/5).
Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut, Ridho Haykal Amal mengatakan, pihaknya sebenarnya telah menjalankan standart opersional prosedur (SOP) protokol kesehatan, namun ternyata jumlah masyarakat yang hadir membeludak.
“Kami kewalahan, karena jumlah masyarakat yang datang ke Gedung Serbaguna Pancing sangat banyak. Kami tidak menduga masyarakat sangat antusias. Bahkan khusus di Gedung Serbaguna kami melepas 1.200 paket yang harusnya hanya per hari 600, karena membludaknya masyarakat”. ujar Haykal.
Atas kejadian tersebut, kini institusinya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar peristiwa serupa tidak terulang Kembali. ujarnya.
“Kami akan bagikan kupon di luar lokasi dan yang hanya memiliki kupon boleh masuk ke area pembelian. Kemudian kami akan membuat sistem paket, jadi kami menyiapkan paket seperti 10kg beras, 1kg minyak goreng, 1kg gula pasir dan paket-paket lainnya agar proses jual beli cepat. Kami juga akan lakukan penambahan petugas”. jelas Haykal.
Pasar Murah sendiri, masih akan berlangsung mulai Minggu (17/5) hingga Kamis (21/5), di empat lokasi. Di antaranya Lapangan Terbang eks Bandara Polonia, Batalion Zeni Tempur 1, Rumah Dinas Walikota Binjai dan Gedung Serbaguna Pancing. (E4)






