INDIESPOT.ID, Medan – 2 pria bernama M Rizki Anggi (32) dan Zenit Muthalik (20) ditangkap polisi di Jalan Tangguk Bongkar VII, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Jumat (28/7/2023). Mereka merupakan komplotan perampok yang menggunakan aplikasi dating Lesbian Gay Bisexsual Transgender (LGBT) bernama Hornet untuk menjebak korbannya.
Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Agustiawan mengatakan, perampokan terjadi Kamis (27/7/2023). Korbannya inisial HH. Ke dua pelaku dibantu 4 komplotannya saat beraksi, mereka yakni Hendri , Hafiz, Iyos dan seorang lagi yang belum diketahui identitasnya.
“Modus operandi yang dilakukan yaitu Pelaku Hafiz menyiapkan akun aplikasi kencan hornet khusus LGBT social network, kemudian menyuruh pelaku Zenith berkomunikasi dengan korban,” ujar Agustiawan dalam rilisnnya, Minggu (30/7/2023).
Pelaku Zenith lalu mengajak korban bertemu di sebuah penginapan di Kecamatan Percut Sei Tuan. Setelah bertemu, Zenith meminta Hendri membuka pakaiannya hingga telanjang. Kemudian tiba-tiba 5 pelaku lainnya datang
“Seolah-olah (mereka) sedang melakukan penggerebekan dan memvideokan korban sedang telanjang dan melakukan hubungan sejenis,” kata Agus.
Saat itu, pelaku Hendro mengaku sebagai polisi, dia memaksa korban menyerahkan uang Rp 5 juta kepada mereka. Namun korban tidak memberikannya dampaknya korban dipukuli oleh pelaku.
Selanjutnya pelaku Hendro membawa korban ke Supermarket Maju Bersama dan menyuruh korban mengambil uang di ATM-nya.
“Saat di ATM, selanjutnya pelaku Hendro meninggalkan korban dan membawa lari sepeda motor dan handphone milik korban,” ungkap Agus
Peristiwa ini lalu dilaporkan ke polisi, petugas yang mendapat informasi bahwa sepeda motor korban berada di Jalan Tangguk Bongkar VII Kecamatan Medan Denai. Petugas lalu mendatangi lokasi tersebut dan berhasil mengamankan motor itu. Selain itu polisi juga menangkap pelaku Rizky Anggi dan Zenit. Kini polisi masih 4 pelaku yang masih buron. (Dim)






