INDIESPOT.ID, Kabupaten Tapanuli Utara – Kepala Kepolisian Resor Tapanuli Utara AKBP Johanson Sianturi SIK. MH mengungkapkan, bencana gempa bumi yang melanda Tapanuli Utara mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia, serta 11 korban lainnya mengalami luka-luka.
Sesuai data sementara, gempa bumi yang melanda Taput dini hari, Pukul 2.30 wib mengakibatkan satu orang meninggal dunia, dan 11 orang luka-luka..
Korban meninggal yaitu Leo Sihombing ( 62 ), warga Jl Kornel Simanjuntak Tarutung Kecamatan Tarutung, Taput adalah korban meninggal dunia dikarenakan penyakit jantung yang dideritanya kumat akibat guncangan gempa bumi.

Sementara korban luka pertama adalah Candra AP, (24) warga Sidagal Siatasbarita, Taput, yang keseharianya merupakan personil Satuan Polisi Pamong Praja Taput, mengalami luka robek di bagian kepala, serta pipi kiri dan bibir bagian bawah akibat tertimpa lemari di tempat tugasnya di Kantor Kejaksaan setempat.
Korban luka kedua yakni Indah Lumbantobing (12 )pelajar warga Jl SM Raja Tarutung, Taput, dengan luka ringan lecet bengkak pada bagian mata dan mengalami lebam akibat terkena lemari yang jatuh akibat guncangan gempa bumi.
Korban luka ketiga, yaitu Elisabet Lumbantoruan, (18 ) mahasiswi Akper Taput, warga Sitoluompu Kecamatan Pahae Jae, Taput, yang mengalami patah kaki sebelah kiri pergelangan kaki akibat terjatuh dari tempat tidurnya di asrama perawat, kompleks RSUD Tarutung.

Selanjutnya, Febrian Manalu, (21), warga Jl HKI Simpang Siangkaan Tarutung, menjadi korban luka keempat dengan luka robek di tangan kanan dan kiri serta luka di bagian belakang telinga dan di kaki kiri karena tertimpa asbes rumah.
Berikutnya, Romauli Nababan,(24) warga Tapian Nauli Simorangkir, yang mengalami pendarahan, seminggu lalu, mengalami syok akibat gempa bumi.
Korban luka keenam adalah Panti Hutabarat (52 )warga Hutabarat Hapoltahan Tarutung yang mengalami luka robek besar di bagian kepala setelah tertimpa lemari dan asbes rumah.

Jonatan Manalu, (6 ) mengalami luka robek di bagian kaki sebelah kiri setelah terjatuh saat hendak keluar dari rumahnya di kawasan Pajak Tarutung.
Selanjutnya, ada Stevanus Sitinjak, (14 ) warga Situmeang Habinsaran yang tertimpa dinding beton rumah di bagian kepala dan dada, serta mengalami pendarahan dari telinga.
Pola Simanjuntak,(34 ) warga Sipoholon Sibuntuon Kecamatan Sipoholon, Taput, mengalami luka robek dan bengkak di bagian mata akibat terkena pisau yang jatuh saat gempa bumi.
Kemudian, Alfa Siahaan, ( 9 ) warga Asrama Polisi Tangsi Tarutung yang mengalami kaki keseleo dan susah digerakkan pergelangan kakinya akibat tertimpa tabung oksigen saat berada di ruang anak RSUD Tarutung.
Dan terakhir, ada Alen Marleha Hutagalung, (12 )warga Tarutung yang mengalami luka setelah terjatuh saat peristiwa guncangan gempa bumi
Saat ini, korban sebahagian masih di rawat di RSUD Tarutung dan sebahagian sudah kembali kerumahnya.
Sedangkan data sementara kerusakan insfraktuktur :
1. Satu unit Gereja HKBP Sibaragas kerusakan Menara dan asbes gereja
2.Gerje HKI Sibaragas kerusakan pagar gereja dan dinding gereja
3.SD neg 173308 sibargas kerusakan dinding dan ruang kelas
4.Layar Diding atas rumah Kepala Desa Sibaragas an.Waldemar Lumbantoruan.
5.Rumah warga an.B.Lumbantoruan kerusakan pada Dapur rumah hingga Ambruk/roboh
6.Rumah Warga an.Manupan Batu bara kerusakan Dapur Rumah
7.Rah warga an.Kuntok Lumbantoruan kerusakan pada bagian Dapur
8.Rumah warga an.Warmon Rajagukguk kerusakan pada Bagian dapur.
9.Gereja GPP sibargas kerusakan bagian menara dan dinding retak
10.Rumah warga an.Jonni Lumbantoruan kerusakan pada dinding rumah/Roboh
11.Rumah warga an.Triman Lumbantoruan kerusakan pada bagian kamar dan dinding retak
12.Rumah warga an Tioruslin br purba kerusakan pada bagian depan rumah hingga Ambruk.
13.Rumah warga an.Saudur Lubis kerusakan pada dinding samping kiri rumah hingga Ambruk
14.Rumah Warga an.Wasinton Lumbantoruan kerusakan pada teras rumah Roboh.
15.Rumah warga an.Mano
(Dim)






