INDIESPOT.ID, Medan – Walikota Medan, Bobby Nasution mengancam akan mengevaluasi lurah yang tak mampu menyerap dana kelurahan. Hal itu disampaikan Bobby lantaran melihat minimnya serapan anggaran dana kelurahan tahun 2021.
Untuk membantu menyerap anggaran tersebut, Bobby mengaku akan memberikan target per triwulan kepada setiap lurah.
“Per tiga bulan kita keluarkan targetkan persentase berapa capaian yang harus dilaksanakan oleh lurah dalam menggunakan dana kelurahannya,” kata Bobby, Rabu, 8 Desember.
Jika sudah diberikan target namun tak terpenuhi juga, Bobby menyebutkan hal itu akan menjadi koreksi baginya. Mantu Presiden Joko Widodo ini mengatakan, dana kelurahan diperuntukkan untuk mengatasi permasalahan di wilayah.
“Kalau target tak terpenuhi terus kami koreksi, berarti di kelurahan tersebut tidak punya inovasi dan dianggap tidak tahu permasalahan karena dana kelurahan itu untuk menyelesaikan masalah di kewilayahan,” ujarnya.
“Baik yang sudah tercantum dalam aturannya ya, permasalahan baik itu SDM dan permasalahan bidang fisik dan infrastruktur, itu semua sudah tercantum dalam aturan,” sambungnya.
Kemudian, ia juga mengancam akan memotong dana kelurahan jika tak mampu menyerapnya secara maksimal.
“Kalau nggak bisa gunakan dananya yaudah, kita potong dananya, kita jadikan koreksi untuk lurahnya. Jadi penilaian untuk lurahnya kalau tak tercapai bulan 2 kita buat di P (perubahan APBD) kita kurangi dananya dan orangnya kita catat, bisa kita evaluasi,” ucapnya. (Satria)






