INDIESPOT.ID, Medan – Propam Polrestabes Medan melakukan memeriksa secara meraton terhadap oknum polisi berinsial Bripka P diduga meminta uang dengan modus menilang seorang pengendara sepeda motor di Jalan dr Mansyur, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis sore, 11 November.
Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko mengatakan, dirinya langsung memerintah Kasi Propam untuk menindaklanjuti kasus itu usai viral.
“Saya perintahkan dari Kasi Propam untuk menindaklanjuti datang ke TKP. Sampai di TKP, ternyata yang bersangkutan sudah diamankan di Polsek Sunggal,” ucap Kombes Riko Sunarko kepada wartawan di Mapolrestabes Medan, Jumat,12 November.
Kombes Riko mengungkapkan, oknum polisi bertugas di SPKT Polsek Deli Tua itu, langsung dibawa dan diamankan ke Propam Polrestabes Medan. Bripka P di tahan sementara di tempat khusus di Mako Polrestabes Medan.
“Semalam langsung kita amankan dan kita tempatkan di tempat khusus. Dari semalam maraton sampai pagi tadi Kita periksa yang bersangkutan,kita sudah Terima laporan dari Kasi Propam,” jelasnya.
Ia menjelaskan jika dalam pemeriksaan terhadap Bripka P ada unsur pidana atas perbuatannya, oknum polisi itu, akan diserahkan dari Propam Polrestabes Medan ke Satreskrim untuk diproses hukum selanjutnya.
“Kita sudah perintahkan kalau memang sudah memenuhi unsur pidana. Malam ini, kita adakan gelar Propam dengan Satuan Reskrim. Dan memang memenuhi unsur pidana akan kita arahkan ke proses pidana,” ucap Riko.
Diketahui, oknum polisi berinsial Bripka P diamuk massa di jalan dr Mansyur, Kota Medan, Kamis sore, 11 November.
Ia diduga meminta uang kepada pengendara sepeda motor yang tidak lengkap membawa surat-surat kenderaan bermotor saat melintas di lokasi kejadian.
Berdasarkan data diperoleh di lokasi kejadian, Bripka P merupakan oknum polisi bertugas di SPKT Polsek Deli Tua. Saat itu, ia melintas di lokasi kejadian dan menyetop seorang prempuan mengendari sepeda motor dan meminta menunjukkan surat-surat kenderaan.
“Dimintanya STNK sama SIM, perempuan itu gak lengkap gitu, jadi dia ketakutan gitu,” ucap salah seorang warga sekitar Ridwan (29) kepada wartawan di lokasi kejadian.
Namun, Ridwan mengungkapkan warga sekitar mendengar oknum polisi meminta uang kepada wanita tersebut. Kemudian, warga sekitar mendatangi Bripka P itu.
“Pas diminta tunjukan KTA, dia ketakutan gitu, terus mau kabur naik sepeda motor Yamaha N-Max warna biru tua,” jelas Ridwan.
Warga yang sudah ramai mengumpul di lokasi kejadian itu. Mengira Bripka P ‘Polisi Gadungan’. Warga tanpa ada yang komandoi langsung menghajar oknum polisi tersebut.
“Gas aja itu, polisi gadungan buat resah saja. Sudah sering dia minta uang berkedok tilang. Bikin malu aja kau,” teriak warga sambil mengarahkan pukulan ke wajahnya. (Satria)






