Hari Pahlawan, DPD PDI Perjuangan Sumut Ajak Masyarakat Bangkit Meski Dalam Masa Pandemi

  • Whatsapp
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon (Istimewa)

INDIESPOT.ID, Medan – Memperingati Hari Pahlawan, kaum milenial diajak untuk meneladani jiwa pahlawan bangsa yang berjuang tanpa kenal lelah. Hal ini penting untuk membawa masyarakat keluar dari penderitaan yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19.

Ajakan itu disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon. Menurutnya, menjadi pahlawan bukan hanya dilakukan dengan mengangkat senjata untuk mengusir penjajah

Bacaan Lainnya

“Karena pada dasarnya perjuangan bukan hanya memikul senjata saja, melainkan disemua lini kehidupan, termasuk perjuangan untuk keluar dari situasi sulit yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19,” kata Rapidin, Rabu, 10 November.

Ia melanjutkan, di masa sulit ini, peran pemuda dan kaum milenial sebagai generasi penerus bangsa sangat diharapkan. Terutama dalam bidang teknologi, dimana anak-anak muda harus mampu membuat terobosan-terobosan tekhnologi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Sebagai contoh dalam pengembangan UMKM dimana saat ini tekhnologi menjadi bagian terpenting dalam kehidupan, pemuda harus mampu mendorong budaya marketing baru lewat tekhnologi Informasi, dimana penjual dan pembeli bisa melakukan transaksi secara simpel yang sangat membantu dimasa pandemi terutama dalam bidang pemasaran” ujarnya.

Selain itu, pemuda juga bisa diharapkan menjadi corong kebaikan kepada masyarakat untuk membawa bangsa ini dari krisis. Para pemuda harus terus melakukan kampanye penerapan Protokol kesehatan dan progam vaksinasi agar target herd imunity bias tercapai.

“Target herd imunity hanya bisa tercapai jika masyarakat memiliki kesadaran pentingnya Vaksinasi dan pemuda harus menjadi corong bagi progam ini, sama seperti Bung Tomo yang pada masa itu menjadi corong perlawanan terhadap sekutu melalui media cetak dan Radio, diera saat ini Pemuda bias menggunakan media sosial untuk terus melakukan kampanye kepada masyarakat,” sebutnya.

Terakhir, Rapidin meminta agar pemuda tetap menjadi motor penggerak bagi kebangkitan ekonomi terutama di sektor riil. Pemuda, tidak boleh malu lagi untuk kembali ke desa dengan menjadi petani memanfaatkan lahan untuk bercocok tanam. Atau, kembali menjadi nelayan agar bias memanfaatkan kekayaan laut kita,

“Mari menjadi kuat dengan mengeksplorasi seluruh potensi pemuda agar negeri kita bisa bangkit, sesuai dengan keinginan Presiden Jokowi saat menetapkan tema dalam presidensi Indonesia di KTT G 20 yaitu ‘Recover Together, Recover Stronger’, karena sesungguhnya kita mewarisi jiwa-jiwa Pahlawan yang dengan semangat menyala bertekad membawa Indonesia kearah yang lebih baik,” demikian Rapidin. (Satria)