Jelang Ramadan, Gubernur Edy Rahmayadi Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Sei Sikambing

  • Whatsapp
Jelang Ramadan, Gubernur Edy Rahmayadi Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Sei Sikambing
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat meninjau harga dan pasokan bahan pokok di Pasar Sei Sikambing Medan (Indiespot.id/Humas Sumut)

Indiespot.id-Medan. Menjelang bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari, Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis meninjau Pasar Sei Sikambing Medan guna memastikan kestabilan harga dan pasokan bahan pokok, Jumat (9/4).

“Kebiasan di tempat kita, kalau menjelang hari hari besar langsung harga itu naik, padahal saya sudah tahu, itu belum naik sesuai kebutuhan yang ada. Saya ikuti benar ini pertumbuhan ekonomi harus seimbang. Dan saya pastikan harga saat ini masih sesuai, namun masih ada juga komoditas yang diambang atas harga,” ucap Edy Rahmayadi.

Bacaan Lainnya

Dari hasil tinjaunnya itu, Edy menyimpulkan bahwa harga sejumlah bahan pokok relatif stabil. Hharga komoditas yang melebihi harga ambang jual diantaranya daging sapi yang sudah menyentuh kisaran harga Rp130 ribu/kg, di mana normalnya Rp120 ribu/kg.

Jelang Ramadan, Gubernur Edy Rahmayadi Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Sei Sikambing
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat meninjau harga dan pasokan bahan pokok di Pasar Sei Sikambing Medan (Indiespot.id/Humas Sumut)

Selain itu, komoditas yang harganya mulai merangkak naik ada bawang merah, cabai merah, bawang putih, dan telur ayam. “Alasan mereka harga kenaikkan ini klasik, mereka bilang harga ternak naik. Jadi kita pantau bukan hanya di hilir namun di hulu pun kita pantau,” katanya.

Usai penelusurannya, Edy meminta Pemko Medan terutama PD Pasar untuk tetap memantau harga dan memastikan harga komoditas dapat terkendali. Hal ini juga dilakukan untuk meminimalisir terjadinya deflasi di Sumut nantinya.

“Apabila uang di Sumut ini berkurang lantas harga produk ini tinggi, ini jadi deflasi kita nanti. Standarnya yakni 1%-3%. Saya minta ikuti perkembangan ini dan media dapat juga memantau harga, sehingga harga berjalan seimbang,” pintanya. (EA)

Pos terkait