Indiespot.id-Medan, Satu orang warga Medan terpapar varian corona Inggris B.1.1.7. Menaggapi peristiwa itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi membentuk tim khusus untuk menangani penyebarannya.
“Ketua tim untuk melakukan evaluasi dan penditeksian, sudah saya tandatangani adalah dr Inke dengan timnnya,” ujar Edy Rahmayadi kepada wartawan di Medan, Rabu (10/3)
Namun Edy belum membeberkan hasil tracing maupun kajian yang dilakukan tim yang dibentuknya, hingga saat kata Edy mereka masih bekerja.
“Nanti kita tunggu hasil diteksi dia tentang kesehatan. Saya tidak sampaikan sekarang karena itu cukup sangat teknis, tak boleh sembarang menyampaikan itu kalau tidaa pasti,”ujar Edy.
Sebelumnya Jubir Satgas COVID-19 Sumut Aris Yudharinsyah mengatakan, masuknya corona varian Inggris di sampaikan Kemenkes. Awalnya Satgas COVID-19 mengirimkan sample swab ke Jakarta. Sampel yang dikirim yang CT Value nya, di bawah 25. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan di Litbangkes dan diumumkan mutasi virus B117 ada di Medan pada 28 Januari. Pasien tersebut kini telah dan sehat.
“Iya uda ada di Medan, sejak Januari lalu,” ujar Jubir Aris Yudhariansyah, Selasa (9/3)
Namun anehnya, meski varian corona Inggris ada di Medan dari hasil tracing, warga yang terinfeksi tidak memiliki riwayat perjalanan jauh. Tapi Aris tidak merinci identitas dan profesinya
“Dia nggak dari mana mana, nggak dari luar negeri, walaupun ini varian Inggris, dia nggak dari Inggris,” ujar






