Pemprov Sumut Dukung HM Arsyad Thalib Lubis Jadi Pahlawan Nasional

  • Whatsapp
Pemprov Sumut Dukung HM Arsyad Thalib Lubis Jadi Pahlawan Nasional
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut R Sabrina (Indiespot.id/Setda Provsu)

Indiespot.id-Medan. Pemerintah Provinsi Sumatra Utara (Sumut) menyatakan siap mendukung rencana pengusulan HM Arsyad Thalib Lubis, salah seorang Tokoh Pendiri Al Washliyah menjadi Pahlawan Nasional.

“Kami juga berharap banyak orang dari Sumut mendapat gelar pahlawan nasional, karena saat ini masih 13 orang yang mendapat gelar pahlawan nasional. Kami medukung usaha untuk bisa mengusulkan HM Arsyad Thalib Lubis menjadi pahlawan nasional, dan mudah mudahan bisa diluluskan pihak pusat,” kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut R Sabrina, Selasa (9/2).

Bacaan Lainnya

Dalam audiensi itu, Sabrina mengingatkan agar panitia melengkapi seluruh berkas dengan serius, sebab pengajuan gelar pahlawan nasional butuh persyaratan yang ketat.

“Ada beberapa yang perlu kita ajukan, tolong itu berkas dilengkapi, bagaimana perjuangan beliau juga harus disertakan, ceritakan juga bagaimana perjuang dan kontribusinya untuk negara, karena itu bagian dari penilaian, kalau pun kita ditolak, jangan patah hati, karena kita bisa mengajukan hingga 3 kali,” tambahnya.

Heru Heriyanto selaku Ketua panitia Tim Pengusulan Gelar Nama Pahlawan Nasional M Arsyad Thalib Lubis mengatakan bahwa pengajuan gelar pahlawan sudah dilakukan sejak Agustus 2020. Arsyad Thalib Lubis diajukan sebagai pahlawan nasional karena kontribusinya mengisi kemerdekaan Indonesia dan seorang cendikiawan pendidik.

“Beliau banyak mendirikan madrasah-madrasah sebagai sekolah agama, madrasah tua yang dulu dibangun pun masih ada dan berdiri kokoh di belakang Masjid Lama Gang Bengkok,” jelasnya.

Untuk diketahui, Arsyad Thalib Lubis merupakan salah seorang pendiri Al Jam’iyatul Washliyah, termasuk ormas Islam terbesar di Indonesia. Organisasi Islam ini berawal dari sebuah yayasan yang bergerak di bidang pendidikan, dakwah dan kegiatan sosial, didirikan pada 30 November 1930.

Selain kecerdasannya dalam ilmu agama, Arsyad juga diketahui memiliki keahlian di bidang Kristologi, yang ia dapatkan ketika belajar kepada gurunya Syekh Hasan Maksum yang juga Mufti Kerajaan Islam Deli.

Sekdaprov berharap agar pengajuan gelar pahlawan ini dilancarkan dan mendapat dukungan dari semua pihak. “Apalagi beliau merupakan salah satu pendiri Al Washliyah, Tak ubahnya Muhammadiyah dan NU, Al Washliyah merupakan bagian dari kekuatan umat,” pungkasnya. (EA)

Pos terkait