Kota Gunungsitoli Alami Krisis Air Bersih Akibat Kemarau

  • Whatsapp
Kota Gunungsitoli Alami Krisis Air Bersih Akibat Kemarau
Ilustrasi air bersih (Indiespot.id/Pixabay)

Indiespot.id-Gunungsitoli. Warga Kota Gunungsitoli, Provinsi Sumatera Utara mengalami kesulitan mengakses air bersih sejak sebulan terakhir akibat musim kemarau yang melanda wilayah tersebut.

Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Umbu Julius Ndraha di Gunungsitoli mengatakan, distribusi air bersih dari Perumda Tirta Umbu milik Kabupaten Nias terganggu akibat penurunan debit air dari sumber mata air.

Bacaan Lainnya

“Saat ini kami sedang mengalami kekurangan atau menyusutnya debit air pada dua sumber air milik Perumda Tirta Umbu, yakni sumber air Kalimbungo dan sumber air Moawö hingga 0 Liter/detik,” kata Julius, Sabtu (6/2).

Akibat penurunan debit di sumber mata air, suplai air pun turut menurun hingga 40 persen lebih dari rata rata produksi biasa, sehingga pasokan/persediaan air ke pelanggan tidak bisa terpenuhi. Berdasarkan pemantauan, kemarau ini dapat bekepanjangan hingga dua bulan kedepan.

Julis menyebutkan, daerah yang paling mengalami dampak secara signifikan adalah pelanggan sepanjang Jalan Sirao belakang, jalan Supomo, Jalan Ampera, Jalan Kelapa, Jalan Diponegoro, Kecamatan Gunungsitoli.

Untuk mengantisipasi krisis air bersih tersebut, pihaknya mengirimkan bantuan melalui mobil tangki yang secara terjadwal ke lokasi para pelanggan yang mengalami dampak signifikan untuk membagi air secara langsung.

Namun, kembali terdapat kendala di mana Perumda Tirta Umbu hanya memiliki 1 unit mobil tangki. Oleh karena itu, mereka meminta bantuan Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sumut untuk peminjaman mobi tangki dan kini sedang dalam proses. (EA)