Pembangunan SPAM Regional Mebidang Ditargetkan Beroperasi di Awal 2022

  • Whatsapp
Pembangunan SPAM Regional Mebidang Ditargetkan Beroperasi di Awal 2022
Penandatanganan Kontrak & Penyerahan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) SPAM Regional Mebidang Sumut (Indiespot.id/Pemko Medan)

Indiespot.id-Medan. Sistem penyediaan air minum (SPAM) regional di Kota Medan, Kota Binjai dan Kabupaten Deli Serdang (Mebidang) Provinsi Sumatera Utara dengan kapasitas 1.100 liter/detik ditargetkan dapat beroperasi di awal tahun 2022.

Hal itu disampaikan elaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi mendampingi Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyaksikan Penandatanganan Kontrak & Penyerahan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) SPAM Regional Mebidang Sumut di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jumat (22/1).

Bacaan Lainnya

“Syukur alhamdulillah, masyarakat yang ada di wilayah Mebidang akan mendapatkan pasokan air bersih sebanyak 1.100 liter per detik. Dengan begitu, defisit air bersih di Kota Medan akan terbantu akibat adanya penambahan ini,” ucap Akhyar.

Akhyar mengharapkan dengan dibangunnya SPAM mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di Mebidang.

Sebelumnya Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi usai melakukan penandatanganan mengatakan masalah air minum di Sumut sudah terjadi sejak lama, dimana masyarakat Sumut masih banyak yang belum mendapatkan akses air bersih.

“Air merupakan kebutuhan sangat mendasar bagi manusia, rakyat Sumatera Utara membutuhkan air. Saat ini, Sumatera Utara kapasitas kebutuhkan air bersih 11.000 liter per detik, sedangkan tersalurkan hanya 7.000 liter per detik. Artinya, kita masih kurang 4.000 liter per detik,” jelas Edy.

Lebih lanjut Edy mengatakan, Sumatera Utara memiliki lima sungai besar dan semestinya tidak mengalami kesulitan air. Untuk itu, Edy meminta kepada pihak yang terlibat agar mempercepat pembangunan SPAM Regional Mebidang sehingga rakyat Sumatera Utara khususnya wilayah Mebidang segera mendapatkan pasokan air.

“Daerah kita ini punya lima sungai besar tetapi malah kesulitan air. Ini ada SPAM yang bisa mengatasi masalah tersebut. Jadi kita harus percepat. Saya harap dengan Penandatanganan SPMK SPAM ini, kita dapat langsung bekerja untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dimana nantinya SPAM ini akan mengalirkan air bersih dengan kapasitas 1.100 liter/detik,” tegas Edy.

“Rakyat kita butuh air, karena itu saya minta pengerjaan ini dapat segera dipercepat penyelesaianya agar dapat memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat,” imbuhnya. (EA)