Polisi Tetapkan Pengantin Baru Jadi Tersangka Karena Gelar Hajatan Nikah

  • Whatsapp
Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Iwan Hari Poerwanto (kanan) bersama tersangka NF, saat ungkap kasus di Mapolres Bojonegoro. Sabtu, (2/1/2021). Sumber Foto: (M Sudarson / Surya.co.id)

indiespot.id – Bojonegoro, Satreskrim Polres Bojonegoro menetapkan seorang Pria NF (30) menjadi tersangka setelah menggelar hajatan pernikahan dan mendatangkan kerumunan massa di Desa Kadung Rejo, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (1/1), Polisi pun membubarkan pesta pernikahan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Iwan Hari Poerwanto dalam keterangan menyebutkan “Beberapa orang telah diperiksa dan satu orang ditetapkan tersangka yakni NF (30), selaku pengantin pria, karena melanggar aturan hukum mengundang kerumunan massa saat pandemi Covid-19,” Sebutnya Sabtu, (2/1). Melansir surya.co.id

Bacaan Lainnya

Iwan menjelaskan, NF dijadikan tersangka karena mengundang teman-temannya melalui media sosial WhatsApp (WA) untuk hadir meramaikan acara pernikahannya.

Pelaku kini masih menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dan dikenakan pasal 93 UU no 06 tahun 2018, tentang Karantina Kesehatan dan Pasal 160 KUHP.

Adapun barang bukti yang diamankan di antaranya satu buah hape, print out percakapan di grup WA, undangan pernikahan, juga foto-foto kerumunan massa.

Sementara itu, pelaku NF (30) mengaku menyesal atas apa yang dilakukan.

“Saya menyesal dan mohon maaf. Karena telah mengumpulkan kerumunan massa saat pandemi Covid-19,” ungkap pelaku saat di Mapolres Bojonegoro. [Surya.co.id/E3]