Dua Kabupaten di Sumut Kembali ke Zona Hijau Covid-19

  • Whatsapp
Health vector created by freepik - www.freepik.com
Ilustrasi norovirus (Indiespot.id/Freepik)

Indiespot.id-Medan. Dua dari 34 Kabupaten/Kota di Sumatra Utara akhirnya dinyatakan sebagai zona hijau. Kedua kabupaten itu yakni Nias Utara dan Nias Selatan, di mana tidak lagi ditemukan penambahan kasus baru terkonfirmasi Covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Aris Yudhariansyah mengatakan, sebelumnya di Nias Utara ada 9 kasus positif, namun seluruhnya sudah dinyatakan sembuh. Sementara di Nias Selatan sebanyak 82 orang dinyatakan positif, di mana 79 orang telah dinyatakan sembuh dan 3 orang lainnya masih diisolasi.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 di covid19.go.id, Rabu (16/12), sebanyak 27 kabupaten/kota di Sumut yang masuk ke dalam zona oranye atau berisiko sedang penyebaran Covid-19. Sedangkan empat kabupaten/kota masuk zona kuning atau berisiko rendah.

“Untuk 4 kabupaten yang bertahan di zona kuning (risiko rendah) penyebaran Covid-19 adalah Tapanuli Utara, Nias, Nias Barat dan Simalungun. Empat daerah ini juga bakal menyusul Nias Utara dan Nias Selatan, dan bakal masuk zona hijau,” terang Aris.

Sementara itu, Whiko Irwan yang juga Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sumut dalam laporan mingguan perkembangan Covid-19 di Sumut menyampaikan gambaran penanganan pasien terkonfirmasi. Dari 16.769 orang penderita, sebanyak 14.046 orang sudah dinyatakan sembuh dan 644 penderita meninggal dunia.

“Hingga Selasa sore kemarin, jumlah penderita aktif sebanyak 2.079 orang. Dari angka itu, sebanyak 1.553 orang penderita melaksanakan isolasi mandiri dan 526 penderita lainnya dirawat di rumah sakit,” tutur Whiko, Selasa (15/12).

Whiko mengatakan, tingkat kesembuhan Covid-19 di Sumut terus mengalami peningkatan. Total sudah 83,71% atau 14.046 orang sembuh saat ini atau naik 0,37 poin dibanding minggu lalu yakni 83,34%.

“Jumlah (kesembuhan) telah melampaui angka kesembuhan COVID-19 secara Nasional (yakni) sebesar 81,87%,” katanya. (EA)