Indiespot.id-Jakarta. Presiden Jokowi kembali menegaskan jika dirinya akan menjadi orang pertama yang menerima vaksin Covid-19. Keputusan itu Jokowi ambil untuk meyakinkan masyarakat jika vaksin yang disediakan pemerintah aman digunakan.
“Saya tegaskan lagi nanti saya yang akan menjadi penerima pertama vaksin, pertama kali untuk berikan kepercayaan, keyakinan masyarakat bahwa vaksin aman digunakan,” jelas Jokowi dalam keterangan pers di Istana Merdeka yang disiarkan melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (16/12).
Dalam kesempatan yang sama, Jokowi mengumumkan bahwa vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat tidak akan memungut biaya atau gratis. Dia membatalkan rencana vaksin gratis hanya 30 persen.
“Jadi, setelah banyak menerima banyak masukan dari masyarakat dan setelah melakukan kalkulasi ulang, perhitungan ulang, mengenai keuangan negara, dapat saya sampaikan bahwa vaksin Covid-19 untuk masyarakat adalah gratis,” ujarnya.
Hari ini dapat saya sampaikan bahwa vaksin Covid-19 untuk seluruh warga masyarakat adalah GRATIS. Dan saya akan menjadi yang pertama menerima vaksin.
Tidak ada alasan masyarakat tidak mendapatkan atau meragukan keamanan vaksin. pic.twitter.com/BnSbbkq3Zj
— Joko Widodo (@jokowi) December 16, 2020
Presiden telah menginstruksikan seluruh jajaran Kabinet Indonesia Maju, lembaga, dan pemerintah daerah untuk memprioritaskan program vaksinasi massal pada tahun anggaran 2021.
Begitu pula untuk Menteri Keuangan, Jokowi juga telah memerintahkan untuk memprioritaskan dan merealokasi dari anggaran lain terkait ketersediaan dan vaksinasi secara gratis ini sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak mendapatkan vaksin.
Adapun dalam APBN tahun 2021, alokasi anggaran untuk pengadaan vaksin sebesar Rp 18 triliun, program vaksinasi Rp 3,7 triliun, dan pengadaan sarana dan prasana penunjang sebesar Rp 1,3 triliun. Sehingga totalnya sebesar Rp 23 triliun. (EA)






