indiespot.id – Medan, Berdasarkan data sebanyak 2.773 rumah dari 7 Kecamatan di Kota Medan direndam oleh banjir, Jumat (4/12/2020) dini hari tadi.
Seperti diketahui, banjir ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Kota Medan sejak, Kamis (3/12/2020) sehingga menyebabkan beberapa ruas sungai di Medan, yakni Sungai Sunggal, Sungai Deli, Sungai Babura maupun Sungai Denai mengalami kenaikan debit air.
Berdasarkan laporan Pusdalops-PB Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Medan, tinggi banjir bervariasi mulai dari 3 hingga 5 meter.
“Hingga pukul 08.30 WIB, banjir belum ada menunjukkan tanda-tanda penurunan,” ungkap Manager Pusdalops-PB BPBD Kota Medan Nurly.
Jalan Gatot Subroto atau tepat di persimpangan Ringroad-Helvetia menuju Kampung Lalang, Medan, ditutup. Hal ini akibat banjir, sebagian jalan tergenang air, Jumat (4/12).
Genangan air tampak tepat di persimpangan Kampung Lalang. Sehingga para pengendara tidak bisa melalui jalan dengan kecepatan tinggi.
“Sejak pagi tadi tinggi air sampai selutut, namun sekarang sudah mulai surut. Tetapi, belum bisa dilalui pengendara,” kata Haris, warga Kampung Lalang saat ditemui di depan rumahnya yang juga tergenang air.
Diketahui, genangan air ini merupakan dampak dari luapan Sungai Belawan, yang sejak dini hari tadi di bagian hulu (Delitua) diguyur hujan.
Tim Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Utara (Sumut) terus melakukan evakuasi terhadap daerah-daerah yang paling terdampak, seperti di Perumahan D’Oma Flamboyan, Sunggal, Deliserdang.[e3]






