BPBD: Sejumlah Orang Dilaporkan Meninggal Dunia Banjir di Medan-Deliserdang dan Binjai

  • Whatsapp

indiespot.id – Medan, Pasca hujan deras yang melanda kawasan Sumatera Utara pada Jumat (4/12) dini hari tadi mengakibatkan banjir di beberapa kawasan, seperti di Kota Medan, Deliserdang, dan Binjai. Sejumlah warga juga dilaporkan meninggal dunia.

Wilayah yang dilanda banjir berada di kawasan rendah sekitar aliran sungai, seperti Sungai Deli, Sungai Babura, dan Sungai Belawan, serta Sungai Bingai. Air kiriman dari hulu tidak mampu tertampung, sehingga meluap ke permukiman warga.

Bacaan Lainnya

Kondisinya diperparah dengan hujan deras yang melanda Kota Medan, Binjai, dan Deliserdang sejak Kamis (3/12) malam.

Berdasarkan pantauan, genangan air terparah terjadi di Kompleks Perumahan De Flamboyan, Jalan Flamboyan Raya, Sunggal, Deliserdang, dan Kompleks Griya Nusa III, Tanjung Selamat, Medan Tuntungan dan Kampung Lalang. Ketinggian air bahkan mencapai 3 meter. Air bahkan masuk ke lantai 2 rumah warga. Sejumlah kendaraan juga hanyut.

“Banjir terjadi sekitar pukul 00.02 WIB tadi,” kata Sekretaris BPBD Medan, Nurly.

BPBD Medan, Basarnas, PMI dan instansi terkait lainnya dikerahkan untuk memberi pertolongan. Mereka mengerahkan sejumlah perahu karet untuk mengevakuasi warga yang terjebak di dalam rumah.

Bahkan, lebih dari ratusan kepala keluarga dievakuasi. Tidak hanya itu, seorang korban meninggal dunia ditemukan di Perumahan Griya Nusa III.

“Terdapat 1 korban jiwa Atas Nama RH umur 77 tahun, karena beliau mengalami stroke dan tidak sempat terselamatkan keluarga, dan saat ini jenazah telah dibawa ke RSUP H Adam Malik Medan. Kerugian harta benda sampai saat ini belum bisa ditaksir,” kata Camat Medan Tuntungan, Topan Ginting.

Kepala BPBD Kota Medan, Arjuna Sembiring, juga mengonfirmasi adanya korban meninggal dunia.

“Korban jiwa masih dalam pendataan di Kelurahan Tanjung selamat. Masih ada juga keluarga yang hilang, data-data masih dicari. Ada yang ditemukan, yang lain masih dicari,” katanya.

Sementara itu, 2 korban meninggal dunia juga diinformasikan ditemukan di kawasan Sunggal, Deliserdang, yang berbatasan dengan Tanjung Selamat. Namun belum ada informasi resmi terkait korban jiwa ini.

Salah satu titik banjir yang terpantau pada dini hari tadi yakni di Jalan Eka Murni, Lingkungan 5, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, yang berada di tepi Sungai Deli. Ketinggian air hingga lebih dari 2 meter.

“Ada beberapa orang yang terjebak di rumah,” kata Rasyid, warga sekitar.

Rumah warga berada sekitar 100 meter di dalam gang, sehingga menyulitkan upaya evakuasi. Arus air pun cukup deras.

“Warga akhirnya dapat dievakuasi menggunakan perahu karet Basarnas,” jelas Rasyid.

Banjir juga melanda kawasan pinggiran Sungai Deli lainnya, seperti di Jalan Brigjen Katamso, Gang Alfajar, Kelurahan Sei Mati, Medan Maimun. Seperti biasa, warga terpaksa mengungsi ke jalan.

“Tadi malam hujan deras, pas dini hari air langsung naik cepat. Kami langsung mengevakuasi barang-barang ke atas,” kata Agus, seorang warga.

Luapan Sungai Belawan juga menyebabkan banjir di kawasan Kampung Lalang sekitarnya. Genangan Air bahkan terjadi di Jalan Medan-Binjai. Ketinggian air mencapai 50 Cm.

Sejumlah pengendara sepeda motor yang tidak dapat melintas ke Medan nekat menerobos Jalan Tol Binjai-Medan melalui Pintu Tol Sei Semayang. Mereka bahkan sempat memblokade pintu tol.

Sementara sejumlah titik di Kota Binjai juga dilanda banjir akibat luapan sungai.
“Untuk saat ini 2 kecamatan sudah terdampak di Kota Binjai, yakni Binjai Barat dan Binjai Kota,” ucap Muhammad Surya, Humas TRC BPBD Kota Binjai.

Hingga saat ini, banjir juga masih terjadi di beberapa kawasan, sebagian kawasan air mulai surut. Namun, sebagian kawasan juga terlihat air masih tinggi.