Akhirnya, Tim SAR Menghentikan Pencarian Korban Banjir di Medan

  • Whatsapp

indiespot.id – Medan, Pascabanjir yang terjadi di Perumahan De Flamboyan memasuki hari ke-7, Kelurahan Tanjung Selamat, Tim SAR masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang.

Sebelumnya, Tim SAR telah berhasil menemukan korban hilang pascabanjir di Tanjung Selamat sebanyak 6 orang. Para korban itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sementara, 1 orang lagi sampai saat ini belum ditemukan.

Bacaan Lainnya

Akhirnya, banjir di Kota Medan yang terjadi Jum’at (4/12) merendam ribuan rumah dan menewaskan 6 orang. 1 korban lagi bernama Herman Asmen (48), dinyatakan hilang.

Karena korban hilang, tak kunjung ditemukan, hingga hari ke 7. Tim SAR menghentikan pencarian.

“Sesuai hasil koordinasi dengan unsur yg terlibat dan juga pihak keluarga, maka diputuskan pencarian dihentikan, namun tetap dilanjutkan dengan pemantauan,”ujar Kepala Kantor SAR Medan, Toto Mulyono, Jum’at (11/12)

Dia menjelaskan penghentian pencarian sudah sesuai dengan SOP Basarnas. Dia juga mengatakan pihaknya mengalami berbagai kendala saat melakukan pencarian.

“Luasnya area sapuan banjir dan tingginya lumpur menjadi salah satu faktor penghambat, dalam pencarian korban,” ujar Toto.

Timnya juga sudah berusaha semaksimal mungkin mulai dari dibantu anjing pelacak Ditsamapta Poldasu serta Excavator.

“Pencarian dengan menggunakan perahu rafting mulai dari lokasi banjir hingga sejauh 18 KM menuju hilir sungai juga (dilakukan), namun korban belum juga ditemukan,” ujar Toto

Sebelumnya data BPBD Medan menyebut ada 10 kecamatan yang terdampak banjir pad pada Jum’at (4/12). yakni Kecamatan Medan Helvetia, Medan Petisah, Medan Polonia, Medan Baru, Medan Selayang, Medan Johor, Medan Maimun, Medan Barat, Medan Labuhan dan Medan Tuntungan

Sementara, 2.396 rumah terendam, 4.249 kepala keluarga dan 12.783 jiwa terdampak banjir, 6 warga meninggal, serta 1 warga hilang.[e3]