Indiespot.id-Medan, “Kami tidak main main dalam penanganan narkoba bukan hanya kurir yang kami tangkap, bos-bos besar narkoba juga kami tangkap dan kami penjarakan. Kuncinya jangan takut!,” pesan Komandan Rendak.
Komandan Rendak biasa ia disapa oleh anggotanya, ternyata memiliki nama asli Kompol Hady Siagian, SIK. Pria berdarah batak itu saat ini menjabat sebagai Kanit 2 Subdit 2 Direktorat Narkoba Polda Sumut.
Komandan Rendak dikenal sebagai pimpinan dibalik pengungkapan kasus besar narkoba hingga jaringan internasional. Terakhir kali Komandan Rendak berhasil mengungkap 23 Kg sabu asal Malaysia. Pengembangan juga dilakukan sampai ke wilayah Jakarta sehingga berhasil kembali mengungkap total 100 Kg Sabu dan 25.000 pil extaci.

Keberhasilan pria lulusan Akpol 2005 tersebut, selama ini diakuinya bukan karena keberhasilan diri sendiri, melainkan keberhasilan Unit 2 Subdit 2 dan seluruh anggota Direktorat Narkoba Polda Sumut.
“Saya menjadi Kanit 2 subdit 2 Narkoba Polda selalu di pimpin oleh pemimpin yang seperti macan. Ada peribahasa mengatakan ketika 10 domba dipimpin oleh 1 macan, maka 10 domba tersebut akan menjadi macan juga. Kebetulan seluruh pimpinan Polri di Polda Sumut adalah macan semua, maka kami pun juga menjadi macan, begitulah kira-kira,” ujarnya.
“Saya selalu berpesan di dalam memberikan arahan kepada rekan-rekan saya sebelum melaksanakan tugas. Jangan takut kalau melawan, langsung beri tindakkan tegas terukur karena itu adalah perintah pimpinan Polri. Lebih baik kita memberikan efek takut kepada seluruh kurir ataupun mafia narkoba, dari pada kita yang di takut takutin mereka,” ungkap pria yang lebih suka dipanggil Lae Siagian itu. (E4)






