Polisi Ringkus 3 Tersangka Pencurian Sadis di Padang Lawas Utara

  • Whatsapp
Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Roman Samaradhana Elhaj saat memaparkan kronologi kejadian dan barang bukti yang diamankan dari aksi pencurian dan pemerkosaan di Padang Lawas Utara, Sumut (Indiespot.id/Istimewa)

Indiespot.id-Paluta. Polisi meringkus 3 tersangka pencurian dan pemerkosaan di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatra Utara. Ketiga pelaku itu, yakni Candra Rangkuti (18) warga Kabupaten Paluta, Ramadhan Harahap (27), dan Ali Mukmin Tumangor (26) warga Kota Padang Sidempuan.

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Roman Samaradhana Elhaj mengatakan, korban ternyata mengenal salah satu pelaku, yakni Candra Rangkuti.

Bacaan Lainnya

“Korban Pasutri ini (sebelumnya) diketahui sudah mengenal tersangka Candra Rangkuti, karena sekitar seminggu sebelumnya tersangka Candra Rangkuti singgah di pondok korban saat berburu babi,” ujar Roman dalam keterangnya, Rabu (14/10).

Roman pun menjelaskan kronologi pencurian yang terjadi di kediaman pasutri berinisial S dan PS di perladangan karet miliknya di Kecamatan Halongonan, Paluta, Sabtu (19/9).

Kejadian berawal saat tersangka Candra Rangkuti bersama dua temannya mendatangi tempat tinggal korban, sekitar pukul 00.30 WIB. Ketiga pelaku asik mengobrol dengan korban S di pondok tempat tinggal korban hingga Candra Rangkuti menodongkan senjata api rakitan ke arah Korban S.

Ketiga tersangka pencurian dan pemerkosaan di Padang Lawas Utara, Sumut. (Indiespot.id/Istimewa)

Kedua rekannya, Ramadhan Harahap dan Ali Mukmin berperan mengikat kaki dan tangan korban sembari menodongkan sebilah pisau. Lalu mereka juga menangkap korban lainnya, PS dan mengikat tangannya.

“Pada saat itu juga tersangka inisial CR (Candra Rangkuti) dan tersangka RH (Ramadhan Harahap) memerkosa korban PS yang merupakan istri korban S secara bergantian,” jelas Roman.

Tak puas memperkosa istri korban, ketiga pelaku juga membawa barang dan uang tunai milik korban pasutri ini berupa 1 unit sepeda motor beserta STNKnya.

“Lalu 1 buah helm, 2 buah handphone beserta chargernya, 1 tas wanita dan uang sebesar Rp 600 ribu,’’ ujar Roman.

Di hari yang sama, Pasutri ini pun langsung membuat laporan ke Mapolsek Padang Bolak. Polisi lalu menyelidiki kasus ini dan berhasil menangkap ketiganya di tempat terpisah.

Candra ditangkap di Desa Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel pada Senin (5/10), Ramadhan ditangkap tanggal Jum’at (9/10) di Desa Sijungkang, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel.

“Terakhir tersangka Ali Mukmin Tumanggor kita amankan di Tapsel juga pada hari itu juga yakni tanggal 9 Oktober 2020 di Desa Sialaman Julu Kecamatan Sipirok,” beber AKBP Roman.

Atas perbuatan keji ini, Roman mengungkapkan ketiga tersangka terancam Pasal 365 ayat 2 poin (1) dan Pasal 365 ayat 2 poin (2) KUHP Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (EA)