Indiespot.id-Medan. Berbagai organisasi Islam di Kota Medan bersatu melaksanakan pawai memperingati 1 Muharam, Kamis (20/8). Kegiatan itu dimulai pukul 10.30 WIB dengan titik kumpul di depan Masjid Raya Medan hingga Masjid Amal Silaturahim (AMAS) di Jalan Asia.
Wakil Ketua GNPF Sumut Tumpal Panggabean menyampaikan, terdapat sekitar seribuan warga yang mengikuti pawai ini. Di mana saat konvoi, para Ormas Islam membawa bendera masing-masing, termasuk juga bendera tauhid berukuran 100 meter.
“Tadi ada juga bendara (tauhid) terpanjang dan terbesar. Yang terpanjang, panjangnya 100 meter, ada di kiri dan kanan,” ujar Tumpal.
Tumpal mengatakan, bendera tauhid dalam kegiatan itu disimbolkan representasi kalimat tauhid. Walaupun berbagai ormas membawa benderanya masing-masing, mereka tetap dalam naungan kalimat tauhid.
“(Pesanya) untuk membuktikan kecintaan kita kepada kalimat tauhid tersebut. Maka semua logo masing masing ormas, tunduk kepada bendera tauhid itu,” ujar Tumpal
Uniknya, pawai ini dipimpin parade pasukan berkuda dan memimpin massa yang mengikuti dari belakang dengan berjalan kaki menuju Masjid AMAS. Tumpal menjelaskan, alasan pihaknya memilih Masjid AMAS lantaran beberapa waktu lalu, masjid itu sempat ingin dihancurkan pihak tertentu.
“Penegasannya, bahwa umat islam Kota Medan bersatu untuk menjaga masjid itu. Di acara itu juga kita libatkan ormas Islam lainnya. Acara dilepas MUI tadi,” ujar Tumpal. (EA)






