Indiespot.id-Jakarta. CEO ojek online Gokada, Fahim Saleh (33) ditemukan tewas dibunuh di apartemennya di Manhattan, New York, pada Selasa (14/07). Saat ditemukan, jasad Saleh dalam kondisi telah dimutilasi.
Kamera pengawas merekam Saleh terakhir terlihat di elevator gedung apartemen bersama seorang laki-laki yang memakai setelan gelap, masker, dan sarung tangan. Dalam potongan video itu, tampak laki-laki itu mengikuti Saleh ke lantai tujuh, apartemen pribadinya.
Saleh meninggal akibat luka tusuk di leher dan dada. Pemeriksa medis mengatakan bahwa ini adalah cara pembunuhan yang sangat sadis.
Dalam kasus ini, Kepolisian New York telah menangkap tersangka, yakni mantan asisten pribadinya, Tyrese Devon Haspil (21). Kepolisian menyebutkan Haspil memutilasi Saleh menggunakan gergaji mesin dan menaruh beberapa bagian tubuh di kantong plastik.
Sebagai mantan asisten pribadi, dahulu Haspil dipercayai untuk mengurus keuangan dan urusan pribadi Saleh. Kepolisian mengatakan bahwa pembunuhan disebabkan oleh utang Haspil dan kasus pencurian uang.
Kepolisian mengatakan, Fahim Saleh mengetahui bahwa Haspil telah mencuri uangnya sekitar 90.000 Dolar AS atau sekitar Rp 1,3 miliar.
Saleh memecat Haspil, tetapi tidak melaporkan kasus pencurian tersebut. Polisi bilang, Saleh bahkan menawarkan cara bagi mantan asistennya tersebut agar dapat melunasi utang dengan rencana pembayaran.
Gokada merupakan aplikasi penyedia layanan ojek online yang populer di Nigeria. Saat ini, Gokada menyediakan layanan pengiriman dan kurir oleh pengemudi motor, setelah pemerintah setempat melarang sepeda motor mengangkut penumpang. (EA)






