3 Hal yang Bisa Kamu Lakukan untuk Penyembuhan Patah Hati yang Suka Datang Tanpa Diundang

  • Whatsapp
Ilustrasi Broken Heart (Dok. freepik)

INDIESPOT.ID, Medan – Dalam menjalani hubungan tentu kita pernah mengalami galau dan patah hati. Sebagai orang yang pernah melewatinya saya menganggap hal tersebut adalah fase yang wajar dalam kehidupan seseorang. Karena sebelum bertemu dengan orang yang tepat, terkadang memang kita suka kesasar terlebih dahulu. Tetapi jika tidak melewati yang namanya patah hati alangkah lebih bahagia hidup rasanya.

Nah, bagi yang sudah terlanjur patah hati nggak perlu berkecil hati dan menyesal, ya. Jadikan patah hatimu sebagai pelajaran yang sebaik-baiknya. Untuk itu yuk memenajemen kasus patah hatimu sebaik mungkin, seperti hal-hal berikut ini:

Bacaan Lainnya

1. Belajar untuk lebih mengenal diri sendiri.

Kasus ini sering terjadi, dimana saat menjalin 
hubungan dengan seseorang, kita bisa-bisanya lebih fokus dengan orang tersebut dibanding diri sendiri. Dan hal tersebut sangat keliru, karena apapun yang terjadi didunia ini kamu harus memeluk dirimu sendiri. Dan ketika pada akhirnya kamu sendiri lagi, itu tandanya kamu memiliki kesempatan yang lebih banyak untuk mengenal dirimu sendiri.

Seperti mengetahui apa sih sebenarnya yang kamu cari di dunia ini atau sebenarnya kamu pengen jadi apa. Karena terkadang kita tidak sadar ketika menjalin hubungan kita terlalu fokus terhadap perkataan doi yang kerap kali meminta kita “kamu harusnya begini, biar kita bisa terus bersama” dan lainnya. Nah, sekarang lupakan gombalan yang bersifat manipulasi tersebut. Saatnya kamu menerima kenyataan bahwa kamu sudah sendiri. Sekarang saatnya kamu harus lebih siap mengenal dirimu yang seutuhnya.

2. Belajar untuk mencintai diri sendiri.

Saat kamu sudah mengenal dirimu seutuhnya hal yang harus kamu lakukan selanjutnya adalah mencintai dirimu atas semua yang telah terjadi. Toh, yang tetap setia dengan dirimu sendiri adalah dirimu. Jadi belajarlah untuk mencintai dirimu melalui hal-hal yang membuatmu bahagia.

Misalnya ketika kamu memiliki penghasilan yang berlebih, kamu bisa pergi travelling bersama sahabatmu, nongkrong di kafe favortimu bahkan melakukan hal-hal favorit lainnya. Paling penting, selain mencintai dirimu sendiri, kamu patut berbangga pada dirimu. Karena setelah hatimu dipatahkan kamu masih bisa bangkit menghadapi hari-harimu. Semangat terus!

3. Terapi Memaafkan.

Salah satu hal yang tidak bisa dipungkuri dari patah hati adalah munculnya rasa sakit hati. Entah itu karena perbuatanya yang fatal atau sikapnya. Nggak apa-apa kok! Untuk hal kamu boleh bercerita atau curhat kepada temanmu. Atau jika perlu sebaiknya kamu menghubungi ahli, agar di kehidupan selanjutnya kamu tidak lagi terjebak pada hal-hal tersebut.

Kamu juga harus mulai belajar untuk memaafkan si dia walau masih terasa sulit. Yakin saja, kamu pasti bisa memaafkannya, melewatinya dan menerima semuanya. Karena hidup akan terus berjalan dan memaafkan membutuhkan proses, jadi mungkin tidak apa-apa jika tidak langsung kok. Yang paling penting kamu sudah memafkan dan menyelesaikan semuanya. Sehingga ketika kamu melangkah ketahapan selanjutnya mentalmu benar-benar sudah siap.

Dengan begitu, kamu tidak lagi seperti lirik lagunya Audy tetapi sudah seperti lirik lagunya Yura Yunita “harus bahagia.” (Ika)

Pos terkait