Profil dan Fakta Irjen Teddy Minahasa yang Ditangkap Diduga Terseret Kasus Narkoba

  • Whatsapp
Capture Video Instagram. (Dok. Instagram @humaspoldasumbar)

INDIESPOT.ID, Medan – Kapolda Sumbar yang dalam proses mutasi menjadi Kapolda Jatim Irjen Teddy Minahasa ditangkap diduga terseret kasus narkoba. Soal penangkapan Irjen Teddy Minahasa telah dirilis Kapolri pada Jumat (14/10/2022).

Kabar penangkapan Irjen Pol Teddy Minahasa juga dibeberkan oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.

Bacaan Lainnya

“Diduga benar. Kalau enggak salah, narkoba,” kata Ahmad Sahroni.

Adapun rangkuman profil dan fakta-fakta terkait Irjen Teddy Minahasa yang diduga ditangkap karena kasus Narkoba, berikut ulasannya:

1. Profil Irjen Pol Teddy Minahasa

Irjen Teddy lahir pada 23 November 1970 di Minahasa, Sulawesi Utara. Meski lahir di Minahasa. Irjen Teddy besar di Pasuruan Jawa Timur. Dia mengenyam SD di SDN Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan pada tahun 1984. Kemudian melanjutkan pendidikan tingkat SMP-nya di SMPN 1 Pasuruan pada tahun 1987, sedangkan SMA-nya di SMAN 3 Pasuruan pada tahun 1990. Dia merupakan jebolan Akademisi Kepolisian (Akpol) 1993.

2. Ketua Harley Davidson Club Indonesia

Tak hanya punya jabatan di kepolisian, Irjen
Irjen Teddy Minahasa ternyata juga memegang jabatan di klub motor Harley Davidson. Tak tanggung-tanggung, dia adalah Ketua Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) periode 2021-2026 mendatang.

3. Kekayaannya Mencapai 29 Miliar

Seperti yang kita tahu, memiliki hobi motor gede atau mode, apalagi Harley Davidson, sudah pasti orang kaya. Nah, inilah alasan mengapa Irjen Teddy Minahasa dianggap polisi kaya raya. Terlebih lagi setelah mengetahui seberapa banyak harta kekayaan Irjen Teddy.

Dikutip dari elhkpn.kpk.go.id, harta kekayaan Irjen Teddy Minahasa nyaris menyentuh Rp 29 miliar. Dengan rincian, Rp25.813.200.000 berupa tanah dan bangunan yang tersebar di Pasuruan dan Malang, Rp 2.075.000.000 berupa kendaraan mewah, dan Rp 1.523.717.203 berupa kas yang dimilikinya.

4. Pernah jadi Ajudan Wakil Presiden

Dalam karirnya, Irjen Teddy Minahasa pernah menjabat sebagai ajudan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla pada 2014. Kemudian tiga tahun selepasnya, ia diangkat untuk menjabat sebagai Staf Ahli Wapres pada 2017.

5. Meraih Beberapa Pengharagaan

Sebelum terseret atas kasus dugaan narkoba, Irjen Teddy pernah meraih sejumlah penghargaan. Pertama, penghargaan Seroja Wibawa Nugraha dengan predikat lulusan terbaik. Kedua, mendapat tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya.

Tak berhenti di situ, jabatan yang diemban oleh Irjen Teddy kemudian ialah Sahlijemen Kapolri pada tahun 2019. Kemudian pada tahun 2021, ia menjadi Kapolda Sumatra Barat hingga akhirnya, baru-baru ini dia diangkat untuk mengisi jabatan Kapolda Jatim menggantikan Irjen Nico Afinta. (Ika)

Pos terkait