INDIESPOT.ID, Medan – Tagar #PrayForKanjuruhan menggema di nedia sosial Twitter, Minggu (2/10/2022). Tagar ini ramai dicuitkan warganet terkait pertandingan Liga 1 Arema FC VS Persebaya Surabaya berlangsung di Stadion Kajuruhan, Malang.
Pada pertandingan itu, supporter Arema, tidak terima tim kesayangannya kalah dari Persebaya dengan skor 3-2. Para suporter lalu merangsak masuk lapangan dan cenderung berbuat anarkis sebagai bentuk protes.
Hal itu membuat pihak polisi menembakkan gas air mata, sehingga membuat penonton berebut untuk keluar. Ini yang akhirnya membuat penonton mengalami sesak nafas dan kekurangan oksigen hingga akhirnya menelan korban jiwa.
Tagar #PrayForKanjuruhan pada pukul 11.55 WIB telah dicuitkan lebih dari 21ribu tweets. Warganet ramai-ramai menuliskan ucapan duka dan doa.
“Jika sepakbola lebih mahal ketimbang nyawa, negara ini lebih baik hidup tanpa sepakbola. Turut berduka cita sedalam-dalamnya, atas jatuhnya korban jiwa, di pertandingan Arema vs Persebaya. Semoga almarhum dan almarhumah diterima di sisi-Nya Amin. #PrayForKanjuruhan,” tulis @kemalpelevi.
“Tidak ada sepakbola yang sebanding dengan nyawa. Turut berdukacita untuk korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang. #PrayForKanjuruhan,” cuit @txtdrberseragam.
“Turut berduka cita yang sedalam dalamnya kepada seluruh korban jiwa akibat tragedi kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. #PrayForKanjuruhan,” kata akun @IBLindonesia.

“Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, turut Berdukacita atas apa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, 1 Oktober 2022 #PrayForKanjuruhan,” ucap @syafiq_ansor.

(Ika)






