Trio Bertema Medan, Promosikan UMKM Kesawan Fashion Week

  • Whatsapp
Trio Bertema Medan tampak menggunakan rancangan busana desainer Medan di Kesawan Fashion Week, Selasa (26/7). (Dok. Indiespot.id)

INDIESPOT.ID, Medan – Wabah tren Citayam Fashion Week di ibukota ternyata semakin merambah di Kota Medan. Sejumlah kreativitas muda terutama pecinta fashion kini melenggak-lenggok di persimpangan lampu merah Jalan Kesawan Medan.

Seperti yang terlihat, Selasa (26/7) siang, tiga fashionable dengan percaya dirinya melakukan ‘fashion show’ di simpang gedung bersejarah PP London Sumatera Utara (Lonsum). Aksi mereka menarik sejumlah pengendara yang melintas.

Bacaan Lainnya

Mengenakan busana bercorak merah dengan motif etnis Batak Toba, ketiga kawula muda yang dikomandoi Febi ini begitu pede melintas di zebra cross. Begitu lampu merah menyala, satu persatu melakukan catwalk berjalan memperagakan busana hasil rancangan desainer muda Kota Medan, Yuni Pohan.

Trio Bertema Medan tampak menggunakan rancangan busana desainer Medan di Kesawan Fashion Week, Selasa (26/7). (Dok. Indiespot.id)

“Awalnya tren Citayam Fashion Week itu kan viral, jadi mengapa tidak kita buat di ikon Kota Medan sendiri. Mengapa kami buat di sini, karena gedung Lonsum ini adalah gedung bersejarah dan ikonik Kota Medan itu sendiri, kami namakan dengan Kesawan Fashion Week,” kata Febi, sosialita muda yang gemar dengan fashion ini.

Febi juga menegaskan bahwa mereka bertiga yang tergabung dalam Trio Bertema Medan (TBM) tidak hanya sekadar mengikuti tren yang sedang viral saja. Melainkan turut membantu UMKM dalam meningkatkan kreatifitasnya khususnya di dunia fashion.

“Kami berharap dengan kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution yang cukup peduli dengan UMKM dapat mendukung apa yang kami buat ini karena yang kami pakai ini adalah hasil karya-karya anak Medan itu sendiri,” kata Febi.

Saat disinggung apakah tidak malu memperagakan busana di pinggir jalan seperti ini, Febi justru orang yang memiliki kepercayaan diri tinggi saja yang berani catwalk di tengah jalan tersebut.

“Kenapa mesti malu, yang saya pakai ini mahal loh, bajunya, tasnya, semua mahal jadi apa yang buat malu. Malah yang percaya diri saja yang berani tampil catwalk di jalanan gini,” beber Febi.

Selain fashion, TBM juga tak luput dari aksi sosial. Buktinya, usai melenggak-lenggok di tengah jalan, mereka juga membagi-bagikan nasi kotak dan makanan ringan untuk kepada pengguna jalan.

“Kita juga ingin lalu lintas di Kota Medan itu tertib, tidak ada yang menerobos lampu merah makanya kita berikan sejumlah makanan kepada pengguna jalan yang tertib di lampu merah,” tegas Febi. (Dim)