INDIESPOT.ID, Medan – Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dikabarkan meninggal dunia. Kabar duka ini pun sontak membuat nama Yurianto trending topik di Twitter.
Dari pantauan redaksi Indiespot, Minggu (22/5/2022), kata kunci “Pak Yuri” diraimaikan lebih dari 10ribu tweets. Selain itu, kata kunci “Innalillahi” pun turut diramaikan lebih dari 7ribu tweets.
Beragam ucapan bela sungkawa disampaikan oleh netizen atas kepergian Ajmad Yurianto.
“Duka cita amat dalam atas wafatnya Bapak Ahmad Yurianto sore tadi. Semoga diterima di sisi Tuhan dan keluarga diberi keikhlasan dan kekuatan. Pak Yuri adalah juru bicara pemerintah terkait penanganan COVID-19 yang amat berjasa bagi publik,” cuit @prastow.
“Innalillahi wainnailaihi raji’un. Rest in peace pak Yuri,” kata @PvtIndah.
Bangak pula netizen yang mengucapkan terima kasih atas jasa beliau selama pandemi COVID-19
“Selamat beristirahat pak Yuri. Semoga husnul khotimah. Semoga semua kebaikan dan kelelahan selama ini jadi penerang dan teman di peristirahatan terakhir. Aamin,” ujar @linaandria.
“Terima kasih pak Yuri… Saya selalu ingat, pengumuman harian pak Yuri tentang update COVID di Indonesia. Sumbangsih ke negeri sulit ini, sangat besar. Innalillahi wainnailaihi rojiuun.. Insya Allah mendapat tempat yang indah,” ucap @bimosaurus.
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Selamat jalan Pak Yuri. Terimakasih atas semua jasa jasa bapak terkhusus pada saat awal awal COVID-19. Turut berduka cita,” timpal @suitpods_.
Diketahui, Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) menyampaikan bahwa Yurianto meninggal dunia pada Sabtu (21/5/2022), pukul 18.58 WIB di Malang, Jawa Timur.
“Telah meninggal dunia dr Ahmad Yurianto pada hari Sabtu, 21 Mei 2022 pukul 18.58 WIB di Malang. Semoga diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran… aamiin,”tulis Persakmi di akun Twitter mereka, @persakmi_id.
Achmad Yurianto sempat dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, untuk menjalani perawatan terkait penyakit kanker usus. Yurianto kemudian melanjutkan pengobatan di kampung halamannya di Kota Malang.
Achmad Yurianto meninggal dunia pada usia 60 tahun. Mantan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan ini pernah berkarier di militer TNI Angkatan Darat hingga berpangkat kolonel.
(Ika)






