INDIESPOT.ID, Medan – Satu hal yang semua orang nggak suka adalah jika diperlakukan kasar orang seseorang. Terlebih lagi jika perlakukan itu didaptkan dari pasangan sendiri, pasti itu akan membuatmu sedih. Selain itu, kamu pun nggak akan nyaman berada di dekatnya.
Tapi begitupun kamu masih berada di sampingnya. Mungkin kamu bingung apakah harus meninggalkannya atau mencoba bertahan untuk mengubah perilakunya.
Nah, dibandingkan merasa sedih, kamu bisa menghadapi pasanganmu yang sudah berperilaku kasar kepadamu. Bagaimana caranya? Check it out!
1. Ajak ngobrol baik-baik

Pasangan yang kasar biasanya cenderung memiliki perasaan lebih sensitif dan mudah tersulut emosi. Kamu nggak perlu terburu-buru mengajak bicara ketika pasanganmu sedang emosi. Cari waktu yang tepat saat tingkat emosinya sudah mereda. Disaat itulah kamu bisa berbicara baik-baik dengan pasanganmu.
Ingat, kamu nggak boleh asal bicara, karena pasangan yang cenderung kasar mudah sekali marah. Kamu bisa sampaikan kepadanya bahwa kamu masih ingin bersamanya dan merasa keberatan dengan sikap kasarnya. Kamu bisa mendengar tanggapannya mengenai hal ini.
2. Cari tahu apa yang dia inginkan darimu

Bagaimana, apakah pasanganmu masih kasar setelah ditanya baik-baik? Kalau iya, berarti ada sesuatu yang nggak beres. Kamu bisa melanjutkan dengan bertanya kepada pasanganmu. Apa yang dia inginkan? Kamu nggak perlu marah. Kamu perlu mengontrol emosimu sebaik mungkin.
Saat seperti ini, kamu bisa bersikap tenang dan sedikit mengalah. Nggak masalah, kok! Kamu bisa mencoba memahami apa yang dia inginkan.
3. Tanya apakah dia membutuhkanmu

Saat berada dalam hubungan yang terasa renggang karena sikapnya yang kasar, pasti kamu mulai mengenang kenangan lama, yang terasa sangat berbeda dengan sekarang. Biasanya, awal mula menjalin hubungan, kebanyakan pasangan memiliki hubungan yang romantis.
Nah, jika kamu tersadarkan akan hal ini, kamu bisa tawarkan bantuan kepada pasanganmu. Mungkin saja dia butuh bantuanmu, sehingga kamu bisa mendengarkan keluh kesahnya yang membuatnya menjadi kasar.
4. Harus berani bilang “enggak” atas tindakan kasarnya

Kalau sampai di tahap ini dia pun masih bersikap kasar, maka saatnya kamu bertindak lebih tegas. Kamu bisa menolak dan berkata “enggak” atas semua tindakan kasarnya yang tidak pantas kamu dapatkan.
Kamu bisa tunjukkan ketidaknyamananmu saat dia terus menerus bersikap kasar. Dengan begitu, mungkin pasanganmu bisa lebih paham. Jika dia tersadarkan, maka dia akan segera berubah, karena dia takut kehilangan kamu dan ingin tetap bersamamu. Tapi jika dia nggak juga berubah kamu bisa untuk ambil langkah selanjutnya.
5. Jika kamu sudah nggak kuat dengan sikap kasarnya, maka tinggalkan

Orang yang bersikap kasar nggak akan berhenti dalam sehari aja. Karena bagi medska butuh waktu cukup lama untuk merubah itu. Namun, jika kamu merasa dia nggak juga berubah dan makin kasar, maka waktunya mengambil cara terakhir, yaitu tinggalkan.Jangan takut, kamu harus berani ambil langkah ini.
Kenapa kamu harus tinggalkan orang yang kasar? Karena menghadapi orang yang kasar akan membuatmu lelah. Selain itu, jika hubunganmu belum ke jenjang pernikahan, apakah kamu bisa membayangkan bila masih bersamanya sampai menikah? So, sebelum semua terlambat sebaiknya kamu akhir dan tinggalkan. (Ika)






