INDIESPOT.ID, Medan – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) lewat sebuah video. Video sindirian itu pun diunggah di akun Instagram BEM UI @bemui_official.
Dalam narasinya BEM UI menyindir pemerintahan Jokowi dengan menyebut Indonesia saat ini berjalan mundur.
“Menuju Indonesia Mundur?,” tulis @bemui_official dalam keterangan unggahan itu, dikutip Rabu (13/4/2022).
Dalam video berdurasi 11 detik itu terlihat cuplikan animasi yang memperlihatkan seseorang yang mengenakan jas dan celana panjang hitam. Orang itu tengah berjalan mundur hingga sampai berada pada ujung tebing dan kemudian masuk ke sebuah jurang. Wajah orang tersebut pun telah diedit dan diganti dengan wajah Presiden Jokowi.
BEM UI juga menyebut bahwa kebijakan Presiden Jokowi selama memimpin dinilai menyiksa. Presiden Jokowi dinilai hanya memberi janji-janji.
“Sudah hampir delapan tahun sejak pertama kali Indonesia diduduki oleh rezim kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Selama itu juga, kami terus dihiasi dengan banyaknya janji-janji manis tak terlaksana juga kebijakan yang menyiksa,” tulis BEM UI.
Selain itu, admin BEM UI juga membagikan kicauan lain bernada sindiran Jokowi.
“Selamat datang di era kemunduran, saat negara hukum justru melanggengkan jahatnya kekuasaan,” kata @bemui_official.
Unggahan BEM UI ini pun menuai banyak respon dari warganet. Dari pantauan redaksi Indiespot, Rabu (13/4), video yang diunggah dalam reels Instagram itu telah disukai lebih dari 15ribu orang dan dikomentari lebih dari seribu komentar.
Berikuti komentar dari warganet yang berhasil dirangkum;
“Hidup Mahasiswa. Hidup Rakyat #BEMUIBersamaRakyat,” komentar @luckysuprayogi.
“BEM UI akan terus bersama rakyat. Dulu, kini, selamanya,” kata @melkisedekhuang.
“Hidup Mahasiswa Hidup Indonesia,” timpal @ummu_afisa.
“Itu yang bikin kontennya dijaga baik-baik. Takutnya sore langsung dijemput,” ujar @_achmad_faisal.
“Semangat berjuang mahasiswa/i adik-adikku. Kalian sangat mewakili kami saat ini yang sudah menjadi emak-emak. Penerus kami untuk menyuarakan aspirasi dan kritik yang membangun,” tulis @salmasanty. (Ika)






