INDIESPOT.ID, Medan – Warganet kembali digemparkan dengan insiden kejahatan atau klitih yang terjadi di Jogja. Pasalnya klitih Jogja kembali mencuat setelah adanya insiden di Jalan Gedongkuning, Kotagede, Kota Yogyakarta yang baru-baru ini menewaskan seorang pelajar.
Peristiwa itu pun ramai direspons publik dengan munculnya kata klitih dan Jogja di daftar trending topic Twitter pada Selasa (5/4/2022). Dari pantauan redaksi Indiespot pukul 11.12 WIB, lebih dari 20ribu cuitan yang memuat kata Jogja.
Tak sedikit dari warganet yang menyinggung kondisi Jogja saat ini gara-gara klitih itu.
“Ngeri hiks takut .. Jogja gak seindah itu y hiks,” cuit @BuIRT_SibukRTGA.
“Teruntuk teman-temanku yang lagi di Jogja, sekiranya ga penting banget jangan keluar sampai larut malam, apalagi keluar sendirian/lewat jalan yang sepi. Jogja kembali darurat klitih. Stay safe ya,” tulis @UGM_Shitposting.
“Parah banget, Daerah gw termasuk daerah rawan. Makanya gw kalo pulang malem rada rada ngeri. Btw klitih tuh dari dulu. Ga cuma sekarang. Dan yang gw denger, ngelakuin klitih tuh buat syarat masuk genk. Tapi gatau knp pemerintah jogja dari dulu ga setegas itu sama klitih, kenapa baru sekarang,” timpal @hoshksoon.
Sementara itu, kata klitih dicuitkan lebih dari 12ribu kali. Hampir semua kicauan tersebut juga mengandung kata Jogja.
“Jogja kini terbuat dari klitih, angkringan, dan pulang,” kata @nmrwlm.
“Harus ditindak tegas dan dibasmi, sudah berapa banyak nyawa hilang karena klitih,” ujar @btsmybae.
“@DivHumas_Polri pak @ListyoSigitP mhn dibantu keamanan Yogya…yogya darurat Klitih. Kembalikan yogya seperti dulu lagi,” ungkap @rdipriatomo.
Sebagai informasi, seorang pelajar bernama Daffa Adzin Albazith (17) tewas usai menjadi korban aksi kejahatan jalanan di Jalan Gedongkuning, Kotagede, Kota Yogyakarta, DIY, Minggu (3/4/2022) dini hari. Saat itu, Daffa dan rekan-rekannya tengah mencari makan sahur sebelum insiden berdarah itu terjadi.
Daffa tewas usai terkena ayunan gir bertali pada bagian kepala. Dia sempat dirawat di RSPAU Hardjolukito sebelum dinyatakan meninggal pada Minggu pagi. (Ika)






