Minyak Goreng Langka, Jangan Sampai UMKM di Medan Jadi Korban

  • Whatsapp
Ilustrasi Minyak Goreng. (Dok. freepik)

INDIESPOT.ID, Medan – Operasi pasar yang dilakukan Pemko Medan terkait kelangkaan minyak goreng dinilai tidak berdampak signifikan di lapangan.

Anggota DPRD Kota Medan, Rudiawan Sitorus meminta pemerintah kota untuk bergerak cepat agar permasalahan minyak goreng tidak menyasar kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang saat ini sedang tumbuh dan menggeliat di masa pandemi.

Bacaan Lainnya

Selain itu, persoalan stok minyak dan tempat yang menjadi sasaran operasi pasar perlu mendapatkan perhatian.

“Ini yang ingin kita tekankan, kelangkaan minyak goreng jangan sampai kemudian melumpuhkan para pelaku UMKM di Kota Medan,” ucap Rudiawan, Selasa, 15 Februari.

Politisi PKS ini juga menekankan, Pemerintah Kota Medan harus mencari dan memecahkan persoalan di hulu terkait minyak goreng ini.

“Jika operasi pasar ini kurang berdampak, maka kita menyarankan agar tempat yang menjadi sasaran Operasi Pasar bisa difokuskan sehingga tepat sasaran. Begitu juga dengan persoalan kerumunan yang mungkin terjadi akibat Operasi Pasar juga bisa dicari solusinya dengan menerapkan waktu dan pengaturan antrian,” usulnya.

Selain itu, ia juga mendapat laporan dari banyak pihak soal susahnya mendapatkan minyak curah. Anggota Komisi III DPRD Medan ini meminta Pemko Medan segera merespon.

“Kita mendapat laporan masyarakat dilarang membeli minyak curah di beberapa distributor di Kota Medan dengan alasan adanya aturan dari Kementrian Perdagangan. Pemko Medan perlu menelusuri ini mengingat keputusan tersebut kabarnya sudah dicabut pihak kementrian,” katanya.

Ia mengatakan, persoalan tersebut kadang terjadi di lapangan karena para pelaku seperti distributor minyak curah tidak mendapatkan informasi yang utuh.

“Makanya kita mengharapkan kepada Pemko Medan agar terjun langsung ke lapangan memecahkan permasalahan tersebut,” ucapnya. (Satria)

Pos terkait