INDIESPOT.ID, Medan – Pihak MotoGP mengakui keindahan Sirkuit Mandalika Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai lintasan balap tercantik di dunia. Hal itu disamapaikan langsung di akun media sosial resmi MotoGP.
Dalam unggahan di Instagram mereka, @motogp, Sabtu (12/2/2022), tampak foto keindahan Sirkuit Mandalika dari udara yang diunggah MotoGP.
“Tempat yang luar biasa! Sirkuit Mandalika adalah sirkuit tercantik di dunia,” tulis MotoGP dalam caption foto itu.
Diketahui, tes pramusim MotoGP di Sirkuit Mandalika telah berlangsung pada 11-13 Februari 2022, sebelum pelaksanaan MotoGP seri kedua di sirkuit yang sama pada 20 Maret 2022 mendatang.
Sebelum menyaksikan MotoGP 2022, yuk mengenal tentang sirkuit Mandalika terlebih dahulu lewat fakta-fakta di bawah ini!
1. Terletak di salah satu 5 Destinasi Super Prioritas
Seperti namanya, Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, sirkuit ini terletak di kawasan resor Mandalika di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sebagaimana diketahui, Mandalika di Lombok telah dinyatakan sebagai salah satu dari lima Destinasi Super Prioritas (DSP) Indonesia.
Tentu Mandalika memiliki beragam daya tarik wisata untuk dinikmati, termasuk pemandangan pantai selatan dengan pasir putihnya dan perbukitan hijau nan subur di latar belakangnya. Tidak heran jika tempat ini pernah menjadi area favorit para peselancar dunia, sebelum kemudian berkembang menjadi kawasan pariwisata dengan hotel dan resor mewah. Jadi tak salah kan kalau MotoGP mengakui keindahan di Sirkuit Mandalika?
Jika berencana mengunjungi sirkuit ini, jangan lupa mampir dan menikmati keindahan alam yang ditawarkan oleh Mandalika, ya.
2. Memiliki 17 Tikungan dan 40 Garasi
Sirkuit Mandalika memiliki 17 tikungan dengan panjang trek 4,32 km yang siap ditaklukkan para pembalap dunia. Di arena sirkuit terdapat area paddock yang mampu menampung 40 garasi untuk tim-tim yang berlomba. Garasi-garasi tersebut dibangun secara permanen dan di bagian atasnya terdapat ruang pers dan liputan.
3. Terdapat motif tenun pada lintasan
Di lintasan balap bertaraf internasional ini, MGPA juga memasukkan aksen lokal di permukaan lintasan, yaitu Subahnale yang merupakan corak tenun tradisional dari Suku Sasak di Pulau Lombok. Corak tersebut dapat ditemukan pada area run-off atau aspal luar dari tikungan ke-15 dan 16 Sirkuit Mandalika.
4. Menggunakan komponen-komponen buatan luar negeri
Indonesia Tourism Development Coporation (ITDC) selaku pengembang Sirkuit Mandalika menggunakann aspal khusus dari Inggris untuk lapisan paling atas trek. Selain itu, pagar pembatas yang berisi udara untuk diletakkan di pinggiran sirkuit didatangkan langsung dari Jerman. Namun, Sirkuit Mandalika juga menggunakan komponen lokal seperti batu kerikil dan lapisan aspal di bagian bawah trek.
5. Satu-satunya sirkuit jalan raya dalam kalender MotoGP
Dari 21 sirkuit yang dijadwalkan menggelar MotoGP 2022, hanya Sirkuit Mandalika yang berkonsep street circuit. Tentu MotoGP tergolong asing dengan konsep ini. Berbeda dengan ajang Formula 1 yang memiliki beberapa sirkuit jalan raya seperti Monako dan Singapura.
Faktor keamanan memang menjadi salah satu pertimbangan mengapa Dorna, pemilik hak komersil MotoGP, tidak menjadikannya pilihan utama. Kali terakhir MotoGP menggelar balapan di sirkuit jalan raya adalah pada 1979, yakni di Swedia (Karlskoga Motorstadion) dan Venezuela (San Carlos Circuit).
6. Daya tampung penonton mencapai 195.000 orang
Dalam laman resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sirkuit Mandalika dapat menampung hingga sekitar 195.000 penonton saat situasi normal. Sementara itu, di tengah pandemi diperkirakan hanya dapat mencapai 114.000 penonton. Perhitungan ini didapatkan dari rincian 40 persen penonton lokal, dan sisanya adalah wisatawan mancanegara selama tiga hari gelaran MotoGP berlangsung. (Ika)






