INDIESPOT.ID, Medan – Usia 23 tahun adalah umur yang cukup rentan sekaligus penting bagi banyak orang. Pasalnya pada usia tersebut adalah fase-fase quarter life crisis yang dialami oleh seseorang.
Berbeda dengan umur 20 tahun, pada umur 23 seseorang sudah memiliki tanggung jawab dalam kehidupan dan harus bisa berdiri sendiri. Karena hal tersebut, ada sejumlah perubahan yang akan kamu rasakan saat menginjak usia 23 tahun.
1. Merasa lingkar pertemanannya semakin kecil
Di usia 23 tahun, seseorang telah mulai memiliki tanggung jawab. Jika sedang kuliah, seseorang di umur 23 sedang fokus mengerjakan skripsi. Namun jika sedang bekerja, umur 23 tahun adalah masa-masa dimana seseorang akan bekerja dengan begitu giatnya.
Semua hal yang terjadi tersebut pada akhirnya mengorbankan cukup banyak hal. Salah satunya adalah waktu. Seseorang yang telah berumur 23 tahun umumnya akan kehilangan banyak teman. Maksudnya, mereka biasanya kehilangan gairah untuk membuka relasi baru. Fokus mereka hanya kepada mendekatkan diri dengan teman-teman yang memang telah mengerti dan mengetahui mereka dengan baik. Secara otomatis, umur 23 tahun adalah waktu di mana seseorang memiliki lingkar pertemanan yang lebih kecil.
2. Terjadi perubahan sifat ke arah yang lebih dewasa
Pada usia 23 tahun, seseorang sedang belajar menjadi dewasa karena memiliki tanggung jawab. Di umur tersebut, seseorang akan terus melatih dan membiasakan diri untuk lebih bertanggung jawab dan menanamkan sifat-sifat kedewasaan untuk bekal mereka di tahun-tahun selanjutnya. Tentunya perubahan akan sangat terlihat dan terasa pada usia ini.
3. Merasa kesepian
Umumnya, seseorang yang berusia 23 tahun selalu berfikir terlalu keras pada tanggung jawab dan mimpi mereka. Hasilnya, mereka mencoba untuk merealisasikan semuanya saat itu juga. Sehingga mereka nggak mempedulikan apapun sekalin bekerja. Hasilnya, seseorang akan merasa sangat kesepian.
4. Berharap punya partner yang mendukung
Seseorang di umur 23 membutuhkan hubungan yang berbeda. Bukan sekadar cinta semata, biasanya mereka mencari pasangan yang sudah sama-sama beranjak dewasa dan bisa menjadi support system satu sama lain. Hubungan bagi mereka tidak hanya soal romantis melainkan saling mengembangkan diri.
5. Lebih mendalami dan mendedikasikan diri pada hobi
Karena sudah memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap, biasanya mereka lebih mendalami hobinya. Wajar sih! Mengingat hobi adalah bentuk eskapisme mereka dari penatnya pekerjaan. (Ika)






