Pemerintah Membuka Kritik dan Saran, Kapolri: Selektif Penerapan UU ITE

  • Whatsapp
Kapolri bersama Panglima TNI. Foto: (Div Humas Polri / indiespot.id)

indiespot.idJakarta, Upayah menghindari adanya kasus saling lapor menggunakan pasal-pasal yang dianggap “karet” dalam undang-undang atau kriminalisasi menggunakan UU ITE. Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan akan selektif dalam penerapan UU Informasi dan Transaksi Elektronik.

Hal tersebut seiring dengan pemerintah yang membuka ruang kritik dan saran.

Bacaan Lainnya

Kapolri mengatakan “Dalam rangka untuk menjaga agar penggunaan pasal-pasal yang dianggap pasal karet di dalam UU ITE yang ini tentunya berpotensi untuk kemudian digunakan untuk melaporkan atau saling melapor, atau lebih dikenal dengan istilah mengkriminalisasikan dengan UU ITE ini bisa ditekan dan dikendalikan,” kata Sigit di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Senin (15/2).

Sigit, menegaskan, pihaknya akan lebih mengedepan edukasi, persuasi dengan langkah-langkah yang bersifat restorative justice.

Dengan begitu, kata Sigit, “Penggunaan ruang siber dan digital bisa berjalan dengan baik, namun ia memberi catatan, dalam bermedia sosial harus tetap mematuhi aturan serta etika yang berlaku,” ujarnya.[e3]