Pemeritah Perpanjang Insentif PPh Bagi Pegawai Bergaji Dibawah Rp 16 Juta

  • Whatsapp
Pemeritah Perpanjang Insentif PPh Bagi Pegawai Bergaji Dibawah Rp 16 Juta
Menteri Keungan Sri Mulyani Indrawati (Indiespot.id/Kemenkeu)

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperpanjang pembebasan pajak PPh 21 untuk pegawai yang bergaji Rp 200 juta per tahun atau sekitar Rp 16,5 juta per bulan hingga Juni 2021. Kebijakan tersebut diambil mengingat pandemi Covid-19 belum juga mereda.

“Pemerintah memperpanjang insentif pajak untuk membantu wajib pajak menghadapi dampak pandemi Covid-19 hingga 30 Juni 2021,” bunyi dari keterangan resmi Ditjen Pajak.

Bacaan Lainnya

Perpanjangan pembebasan pajak PPh 21 untuk pegawai itu ditetapkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 9/PMK.03/2021 tentang Insentif Pajak Untuk Wajib Pajak Terdampak Pandemi Covid-19. Kebijakan tersebut berlaku per 1 Februari 2021.

“Karyawan yang bekerja pada perusahaan yang bergerak di salah satu dari 1.189 bidang usaha tertentu, perusahaan yang mendapatkan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE), atau perusahaan di kawasan berikat dapat memperoleh insentif pajak penghasilan (PPh) pasal 21 ditanggung pemerintah,” bunyi isi salah satu poin pada keterangan tertulis.

Adapun perusahaan yang diberikan insentif tidak memotong pajak penghasilan pegawai adalah jenis usaha dengan kriteria:

  1. Memiliki kode atau termasuk dalam 1.189 KLU (Klasifikasi Lapangan Usaha) penerima insentif pajak.
  2. Perusahaan sudah ditetapkan sebagai Perusahaan KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor)
  3. Perusahaan telah mendapat izin Penyelenggara Kawasan Berikat, izin Pengusaha Kawasan Berikat (PKB), atau izin Pengusaha Dalam Kawasan Berikat (PDKB)
  4. Pekerja yang bersangkutan telah memiliki NPWP. (EA)