Twitter Resmi Blokir Permanen Akun Donald Trump

  • Whatsapp
Ilustrasi Twitter (Indiespot.id/Unsplash: Brett Jordan)

Indiespot.id-Medan. Twitter secara resmi menutup akun Presiden AS Donald Trump secara permanen, Sabtu (9/1). Keputusan ini diambil Twitter setelah mengulas kicauan terakhir Trump di akunnya @realDonaldTrump yang berisiko hasutan lebih lanjut terkait demo di Capitol.

“Setelah meninjau secara cermat tweet terbaru dari akun @realDonaldTrump dan konteks di sekitarnya, kami telah secara permanen menangguhkan akun tersebut karena risiko hasutan kekerasan lebih lanjut,” tulis Twitter lewat akun Twitter Safety, Sabtu (9/1).

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, Rabu (6/1) Twitter memblokir sementara akun Trump, menyusul demo di Capitol AS oleh pengunjuk rasa pro-Trump saat anggota parlemen melanjutkan sidang pengesahan hasil penghitungan suara Electoral pada pemilu 3 November lalu.

Saat kerusuhan terjadi, Trump mencuitkan tiga tweet yang dianggap menghasut massa pendukungnya yang menyerbu masuk ke gedung Capitol AS. Trump pun merilis pesan video yang menegaskan kembali klaimnya yang tidak berdasar bahwa pemilu itu dicurangi dan mengatakan kepada pendemo “kami mencintaimu.”

Twitter resmi tangguhkan secara permanen akun Donald Trump (Indiespot.id/Twitter)twitter

“Dalam konteks peristiwa pekan ini, kami menjelaskan pada hari Rabu bahwa pelanggaran tambahan terhadap Peraturan Twitter berpotensi mengakibatkan tindakan ini,” Twitter menjelaskan dalam blog resminya.

Saat itu Twitter hanya memblokir tiga cuitan tersebut dan meminta Trump menghapusnya agar mandapat kembali mengakses akunnya. Twitter juga menegaskan, jika @realDonaldTrump kedapatan kembali posting yang melanggar kebijakannya, maka akun tersebut akan diblokir permanen.

Pada Jumat (8/1), Twitter mendapati Trump kembali melanggar peraturan yang diterapkan Twitter dengan mengunggah tweet yang berisikan sebagai berikut.

“75.000.000 Patriot Amerika yang hebat yang memilih saya, AMERICA FIRST, dan MAKE AMERICA GREAT AGAIN, akan memiliki GIANT VOICE di masa depan. Mereka tidak akan dihormati atau diperlakukan tidak adil dengan cara, bentuk, atau bentuk apa pun!!!”

“Kepada semua yang bertanya, saya tidak akan menghadiri pelantikan pada 20 Januari.”

Dan benar, kini akun Trump telah ditutup secara permanen oleh Twitter. Hal ini mempertimbangkan ketegangan yang sedang berlangsung di Amerika Serikat dan mengamati konteks pola perilaku dari akun Trump dalam beberapa pekan terakhir. (EA)