Indiespot.id-Medan. Pemerintah Indonesia menerbitkan kebijakan larangan masuk kepada Warga Negara Asing ke Indonesia. Penutupan akses itu berlangsung selama dua pekan terhitung 1 Januari 2021.
Kebijakan itu menyusul mutasi baru COVID-19, SARS-CoV-2 varian B117 yang punya tingkat bahaya lebih tinggi. Kondisi tersebut pastinya sangat memukul sektor pariwisata yang semakin kehilangan Wisatawan Mancanegara (Wisman).
Menanggapi hal tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, pemerintah saat ini berfokus pada wisatawan domestik atau dalam negeri. Langkah ini paling tidak membuat dunia pariwisata bisa sedikit bernafas kembali, meskipun tetap harus memerhatikan protokol kesehatan.
“Fokus ke wisatawan domestik untuk sementara. Kita kedepankan, protokol yang ketat dan disiplin,” ujar Sandiaga dalam kunjungan kerjanya ke kawasan Danau Toba, Rabu (30/12).
Sandiaga berharap, semua pihak bisa mematuhi kebijakan pemerintah. Langkah ini diambil untuk memutus mata rantai Covid-19.
“Kita hormati, hargai dan patuhi keputusan pemerintah untuk sementara menutup kunjungan wisman,” kata Sandi.
Lebih lanjut, Sandi mengatakan jika saat ini pemerintah juga tengah fokus melakukan pembenahan di sektor pariwisata. Khususnya di sektor ekonomi kreatif UMKM.
“Jika pembenahan UMKM dilaksanakan mulai dari sekarang, ini menjadi potensi besar saat pariwisata dibuka secara utuh. Kemenparekraf juga tengah menyiapkan formulasi untuk kembali membangkitkan sektor pariwisata yang masih lesu,” terangnya
“Kita bangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah-tengah pandemi sesuai dengan visi Presiden untuk menyiapkan super prioritas ini. Jadi kita akan all out. Gerak cepat kita akan siapkan secara detail langkah-langkah ke depan,” pungkasnya. (EA)






