Nawal Edy Rahmayadi: Keluarga adalah Sekolah Pertama Bagi Anak

  • Whatsapp
Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi bersama Sekdaprov Sumut R Sabrina menjadi narasumber pada Seminar Edukasi Ketahanan Keluarga dalam rangkaian Peringatan Hari Ibu ke-92 Tingkat Provinsi (Indiespot.id/Humas Sumut)

Indiespot.id-Medan. Nawal Edy Rahmayadi mengatakan, keluarga memiliki peran penting dalam tumbuh kembang seorang anak, di mana keluarga merupakan sekolah pertama bagi seorang anak.

Hal itu ia sampaikan selaku Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatra Utara (Sumut) Nawal Edy Rahmayadi saat menjadi narasumber pada Seminar Edukasi Ketahanan Keluarga dalam rangkaian Peringatan Hari Ibu ke-92 Tingkat Provinsi, di Aula Bina Graha, Kamis (10/12).

Bacaan Lainnya

“Ibu tak ubahnya sebagai madrasah, membangun prilaku dan moralitas anak-anaknya. Seorang ibu tumpuan utama dalam membentuk generasi tangguh dan menjadi harapan untuk melahirkan pemimpin umat yang menghimpun sifat mulia,” tutur Nawal.

Oleh karena itu, menurut Nawal, baik buruknya anak tergantung bagaimana pola seorang ibu mendidiknya. Wanita adalah makluk paling mulia, karena wanita kodratnya adalah melahirkan anak. Wanita juga adalah tiang agama, apabila wanita rusak, rusaklah suatu negara.

“Tugas menjadi orang tua itu sangat berat, maka hadiahnya adalah surga,” ucap Nawal.

Selain Nawal, pada hari ketiga rangkaian Peringatan Hari Ibu ke-92 Tingkat Provinsi itu turut mengundang Sekertaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut R Sabrina sebagai narasumber. Dalam paparannya, Sabrina mengatakan bahwa keluarga merupakan rumah alami bagi anak.

“Keluarga merupakan rumah alami bagi anak. Kita sebagai ibu adalah sekolah pertama bagi anak. Harus ada rasa aman dalam keluarga. Soal perbedaan berpendapat bisa diselesaikan dengan baik, sebab ada nilai-nilai kemanusiaan dalam keluarga,” ujarnya.

Menurut Sabrina, semasa anak masih dalam kandungan pun seorang ibu sudah mengajarkan hal-hal baik, seperti sering membacakan ayat-ayat Alquran dan mengajarkan bahasa yang baik.

“Ibu adalah agen utama dalam pendidikan anak. Baik buruknya seorang anak dipengaruhi baik buruknya seorang ibu,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PPPA Sumut Nurlela menyampaikan seminar ini diselenggarakan untuk menyambut Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember 2020 mendatang, sebagai edukasi akan besarnya peran ibu terhadap kondisi individu saat ini. Nurlela juga mengingatkan pada peserta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, karena kegiatan ini dilakukan secara tatap muka.

Nurlela menjelaskan, ibu adalah dermaga dan paling depan sebagai pelabuhan hati pada seorang anak.
“Bangsa yang kuat maka di situ ada perempuan yang hebat, begitu pula di balik keluarga yang bermartabat ada perempuan yang bermartabat pula,” katanya. (EA)