Ketua DPRD Medan Hasyim Coblos di TPS 13 Medan Petisah

  • Whatsapp
Ketua DPRD Medan Hasyim Coblos di TPS 13 Medan Petisah

indiespot.id – Medan, Ketua DPRD Medan Hasyim SE bersama keluarga memberikan hak pilihnya pada Pilkada Kota Medan di TPS 13 Jalan Meranti Kelurahan Sekip Kecamatan Medan Petisah tepatnya di halaman Vihara Amitayus (Mi Tho She), Rabu (9/12/2020) sekira pukul 07.30 WIB.

Datang bersama istri Linda Hasyim dan 2 anaknya Jesslyn Wijaya serta Richard Wijaya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan itu langsung disambut petugas TPS dengan memeriksa suhu tubuhnya memakai thermogun, mencuci tangan dan diberi sarung tangan plastik sebelum mendaftar.

Didampingi istri dan anak tertuanya, Hasyim masuk ke TPS yang memiliki pemilih terdaftar berjumlah 287 orang itu dan menyerahkan surat undangan dan menerima kertas suara. Setelah mencoblos di bilik suara, Hasyim dan istri kemudian memasukkan kertas suara ke kotak yang sudah disediakan panitia. Setelah itu keduanya mendapatkan tanda sudah memilih dengan tinta di jari kelingking masing-masing.

Usai memilih, Hasyim yang diwawancarai wartawan berharap Piilkada yang Kota Medan yang hari ini dilaksanakan bisa berjalan lancar dan kondusif. Semua warga yang memiliki hak pilih, diharapkan datang ke TPS untuk menyalurkan suaranya memilih kepala daerah Kota Medan periode mendatang.

Dalam kesempatan itu, politisi PDI Perjuangan itu memuji panitia yang sudah mempersiapkan semua sarana pemilihan hari itu.

Disebutkannya, persiapan panitia sudah sangat bagus karena tempatnya rapi, pemilih diatur jaraknya, sudah sesuai aturan protikol kesehatan (Prokes) dan juga mempersiapkan bilik suara untuk warga yang memiliki suhu di atas 37 derajat Celcius.

Untuk itu, Hasyim mengajak seluruh warga untuk datang ke TPS karena semua sudah dipersiapkan dengan baik, terutama Prokes agar lokasi itu tidak menjadi klaster baru pandemi Covid-19.

“Saya berharap partisipasi pemilih bisa maksimal, karena ini perlu karena akan menentukan pemimpin Kota Medan periode mendatang,” sebutnya.

Dia menambahkan keluarganya hari itu datang dengan 4 orang, namun hanya 3 yang memilih karena 1 anaknya Richard Wijaya belum memiliki hak pilih.